Malaysia Turunkan Harga BBM Nonsubsidi hingga 10 Sen Selama 1-8 Juli

waktu baca 2 menit

Kuala Lumpur (KABARIN) - Pemerintah Malaysia resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar nonsubsidi sebesar 10 sen per liter untuk periode 1 hingga 8 Juli 2026.

Dalam pernyataan yang dirilis Kementerian Keuangan Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu, penyesuaian harga tersebut dilakukan sesuai mekanisme Automatic Pricing Mechanism (APM). Kebijakan ini diambil karena rata-rata harga minyak di pasar internasional mengalami penurunan pada pekan sebelumnya.

Selama periode tersebut, harga bensin RON97 turun menjadi RM4 per liter atau sekitar Rp17.527. Sementara itu, harga RON95 nonsubsidi kini dipatok RM3,37 per liter atau sekitar Rp14.766.

Adapun harga solar nonsubsidi juga ikut dikoreksi menjadi RM3,97 per liter atau setara Rp17.395 per liter.

Pemerintah Malaysia menyebut penyesuaian harga ini juga dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan baru terkait harga solar bersubsidi yang mulai diterapkan di negara tersebut.

Menurut otoritas setempat, harga minyak mentah dunia belakangan menunjukkan tren yang lebih stabil dibandingkan saat mencapai level tertinggi pada puncak konflik di kawasan Asia Barat.

Kondisi itu didukung oleh mulai pulihnya pasokan minyak global serta meningkatnya harapan bahwa proses perundingan terkait konflik di Asia Barat dapat mengurangi risiko gangguan terhadap distribusi minyak mentah.

Meski begitu, pemerintah menilai pasar energi global masih menghadapi berbagai tantangan. Risiko terhadap harga minyak, biaya distribusi, hingga kestabilan pasokan dinilai masih tetap ada selama konflik belum benar-benar berakhir dan proses pemulihan rantai pasok masih berlangsung.

Di sisi lain, pemerintah memastikan stok BBM nasional masih dalam kondisi aman. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau menggunakan bahan bakar secara bijak dengan merencanakan perjalanan lebih efisien serta mengurangi perjalanan yang tidak mendesak demi menjaga ketahanan pasokan dan menekan beban subsidi pemerintah.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka