News

Trump Sebut Kuba Bergantung Total pada Minyak Venezuela

Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Kuba tidak bisa bertahan tanpa pasokan minyak dari Venezuela.

“Secara total, Kuba bergantung pada Venezuela, baik untuk uang maupun untuk minyak. Kuba memberikan perlindungan kepada Venezuela, dan Venezuela memberikan uang kepada Kuba melalui minyak,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News.

Trump menambahkan bahwa hubungan kedua negara telah berubah setelah operasi Amerika Serikat di Venezuela.

“Tidak, Kuba sepenuhnya bergantung pada Venezuela, baik secara finansial maupun dalam hal minyak,” ujarnya ketika ditanya apakah Kuba bisa bertahan tanpa pasokan minyak dari Venezuela.

Ia juga menyebutkan bahwa Amerika Serikat menerima minyak Venezuela senilai total 4 miliar dolar AS dalam satu hari.

“Minyak yang kami ambil nilainya mencapai 4 miliar dolar AS dalam satu hari, dan jumlah itu akan meningkat. Kami akan membangunnya kembali, semua perusahaan minyak besar akan masuk, mereka akan memperoleh banyak keuntungan, dan Venezuela akan mendapatkan sebagian dari uang tersebut,” ujar Trump.

Sebelumnya, Trump mengungkap bahwa otoritas sementara Venezuela berencana mentransfer 30 hingga 50 juta barel minyak ke Amerika Serikat dan menjanjikan bahwa hasil penjualan akan menguntungkan rakyat Venezuela maupun AS.

Serangan besar-besaran Amerika Serikat ke Venezuela pada 3 Januari sebelumnya menewaskan sejumlah target dan membuat Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, dibawa ke New York untuk diadili atas dugaan keterlibatan dalam narkoterorisme.

Venezuela pun meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat dan sementara waktu Mahkamah Agung mengalihkan tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez yang dilantik sebagai presiden sementara pada 5 Januari.

Penerjemah: Primayanti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: