Banyuwangi, Jatim (KABARIN) - Arus balik Lebaran di jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah atau Selasa terpantau ramai, namun tetap berjalan lancar.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan pergerakan penumpang dan kendaraan sejak pukul 00.00 WIB hingga siang hari terus mengalir tanpa hambatan berarti.
"Untuk armada kapal feri yang beroperasi hingga hari ini sebanyak 33 unit, dan kami juga terus mengoptimalkan jumlah trip, termasuk pola sandar kapal dalam menjaga kelancaran layanan arus balik Lebaran," ujar dia di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa.
Data pada H+2 Lebaran atau Senin (23/3/2026) menunjukkan jumlah penumpang yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk mencapai 38.212 orang. Angka ini naik tipis 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 37.943 orang, dengan total 177 perjalanan kapal (trip).
Dari sisi kendaraan, sepeda motor mengalami lonjakan paling signifikan. Tercatat sebanyak 6.534 unit motor menyeberang, naik 34,2 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 4.870 unit.
Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat sebanyak 4.290 unit, justru turun 12,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.927 unit. Untuk kendaraan truk, jumlahnya mencapai 464 unit atau naik sekitar 30 persen.
Adapun kendaraan bus yang menyeberang tercatat sebanyak 283 unit atau naik 9,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 313 unit.
"Jadi, total seluruh kendaraan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk tercatat 11.571 unit, naik 10,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 10.467 unit," kata Arief.
Secara keseluruhan, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali sejak H-10 hingga H+2 mencapai 285.104 orang. Angka ini sedikit turun 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 289.463 orang.
"Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 63.085 unit atau naik 1,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 62.355 unit," kata Arief.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus balik pada H+3 Lebaran didominasi oleh kendaraan roda dua, disusul mobil pribadi. Aktivitas penyeberangan terlihat padat, namun tetap terkendali.
Pihak ASDP memprediksi puncak arus balik di lintas Ketapang-Gilimanuk akan terjadi pada 26 hingga 29 Maret 2026. Oleh karena itu, kamu yang berencana menyeberang di tanggal tersebut disarankan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik agar tetap nyaman dan aman.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026