Sport

Dewa United Hadapi Tantangan Berat di Laga Perdana BCL Asia-East 2026

Jakarta (KABARIN) - Dewa United Banten bakal langsung menghadapi ujian serius saat memulai perjalanan di Basketball Champions League Asia-East 2026. Tim asal Indonesia itu dipercaya menjadi tuan rumah fase awal yang digelar di Tangerang pada akhir pekan ini.

Turnamen ini menjadi edisi kedua untuk kawasan Asia Timur dan akan dibuka dengan rangkaian pertandingan Grup A yang diisi tim-tim dari Asia Tenggara. Seluruh laga digelar di kandang Dewa United dengan jadwal padat hingga Minggu.

Di pertandingan pertama, Dewa United akan berhadapan dengan Hi-Tech Basketball Club yang datang dengan ambisi besar. Klub asal Thailand tersebut punya pengalaman tampil di babak kualifikasi sebelumnya dan ingin memulai langkah dengan hasil positif.

Hi-Tech dikenal sebagai tim kuat di negaranya setelah meraih gelar liga domestik secara beruntun. Mereka juga masih memburu tiket ke putaran utama kompetisi setelah dua kali gagal dalam percobaan sebelumnya. Sosok Freddie Lish diharapkan jadi kunci permainan tim dalam upaya tersebut.

Sementara itu, Dewa United tampil sebagai wajah baru di ajang ini. Meski begitu, mereka punya komposisi pemain yang cukup menjanjikan. Nama Arki Dikania Wisnu yang pernah menyabet gelar MVP IBL serta Joshua Ibarra dari tim nasional Meksiko jadi andalan utama.

Laga berikutnya akan mempertemukan Hi-Tech dengan Johor Southern Tigers yang baru pertama kali tampil di kompetisi ini. Tim asal Malaysia tersebut datang dengan target mengembalikan eksistensi negaranya setelah absen di edisi sebelumnya.

Johor diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Wong Hi You dan Aaron Geramipoor yang diharapkan mampu memberi dampak langsung di lapangan.

Pada pertandingan terakhir fase ini, Dewa United akan menghadapi Johor dalam duel penutup. Tim tuan rumah punya keuntungan waktu istirahat lebih panjang sebelum laga tersebut.

Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung pada malam hari dan bisa disaksikan melalui siaran langsung di kanal resmi FIBA di YouTube.

Turnamen ini juga menjadi salah satu jalur penting menuju kompetisi utama level Asia yang mempertemukan klub-klub terbaik dari berbagai wilayah.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: