Dokter Ingatkan Risiko Dehidrasi pada Jamaah Haji Lansia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Dokter spesialis gizi klinik dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, Sp.GK mengatakan jamaah lanjut usia (lansia) dan penderita penyakit metabolik hingga orang dengan riwayat gangguan saluran cerna menjadi kelompok yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas ekstrem selama ibadah haji di Tanah Suci.

“Ada kelompok jemaah dengan riwayat penyakit metabolik, jemaah usia lansia, serta jemaah dengan riwayat gangguan saluran cerna,” kata Pande Putu saat dihubungi ANTARA, Senin.

Menurut dokter lulusan Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, kelompok tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami dehidrasi karena kondisi tubuh yang lebih sensitif terhadap perubahan suhu dan kekurangan cairan.

Ia menjelaskan dehidrasi dapat memicu peningkatan kerja jantung dan memperberat fungsi ginjal, terutama pada jamaah yang sebelumnya memiliki penyakit penyerta.

Gejala awal yang perlu diwaspadai antara lain tubuh terasa lemah, nyeri kepala, limbung, pandangan buram, hingga mual.

Pande Putu mengingatkan jamaah lansia tidak menunggu rasa haus untuk mulai minum karena pada kondisi dehidrasi kronis, sensasi haus bisa menurun.

“Usahakan untuk konsumsi cairan sedikit tapi bertahap,” ujarnya.

Ia menyarankan jamaah menjaga hidrasi tubuh dengan rutin mengonsumsi air mineral, buah dengan kandungan air tinggi, serta makanan berkuah selama menjalankan ibadah.

"Konsumsi buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi, dan konsumsi asupan dengan kuah, sangat membantu menjaga hidrasi tubuh," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah RI melalui unggahan di media sosial mengingatkan jamaah haji untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem di Tanah Suci selama rangkaian ibadah haji berlangsung.

Dalam unggahan tersebut, Kemenhaj mengimbau jamaah untuk rutin minum air dan tidak menunggu haus, menggunakan payung atau pelindung berwarna terang, serta beristirahat secara berkala di tempat teduh guna mencegah kelelahan akibat suhu tinggi.

Baca juga: Dokter Ingatkan Jamaah Haji untuk Waspadai "Heatstroke" Selama Ibadah

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka