Money

Menkeu: THR Belum Cair 100 Persen karena Proses pengajuan Oleh K/L

Jakarta (KABARIN) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan pencairan Tunjangan Hari Raya atau THR belum sepenuhnya terealisasi karena masih menunggu proses pengajuan dari masing masing kementerian dan lembaga atau K L.

Ia menegaskan kendala utama bukan berada di Kementerian Keuangan, melainkan pada tahapan administrasi di tiap instansi yang mengajukan pembayaran.

“Di kementerian/lembaga yang mengajukan. Kalau kita kan bayar, masuk, bayar, masuk, bayar,” ujar Purbaya.

Menurutnya, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan seluruh anggaran THR melalui APBN. Namun dana baru bisa dicairkan setelah pengajuan dari K L masuk dan memenuhi seluruh prosedur yang berlaku.

Purbaya menyebut kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pencairan. Jika persyaratan belum terpenuhi, maka pembayaran tidak bisa langsung diproses.

“Belum clear kali persyaratannya apa. Saya enggak tahu ininya. Pasti kan case by case, tapi yang jelas uang di tempat kita sudah disiapkan,” ujarnya.

Ia memastikan dana THR sudah tersedia dan siap disalurkan. Proses pencairan tetap dilakukan secara hati hati agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hingga 25 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, realisasi pembayaran THR bagi aparatur sipil negara di pemerintah pusat telah mencapai Rp18,5 triliun dengan jumlah penerima lebih dari 2,5 juta pegawai.

Jika dirinci, THR untuk pegawai negeri sipil mencapai Rp10,33 triliun yang diberikan kepada lebih dari 926 ribu pegawai. Untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tercatat Rp1,04 triliun bagi lebih dari 429 ribu orang.

Sementara itu, anggota kepolisian menerima sekitar Rp3,42 triliun untuk hampir 490 ribu personel. Prajurit TNI mendapatkan Rp3,37 triliun untuk lebih dari 581 ribu anggota. Adapun pegawai non PNS memperoleh sekitar Rp344,8 miliar untuk lebih dari 73 ribu pegawai.

Dari sisi kelembagaan, sebanyak 8.891 satuan kerja telah merealisasikan pembayaran THR. Seluruh kementerian dan lembaga yang berjumlah 98 instansi juga sudah mengajukan pencairan meski prosesnya masih berjalan bertahap.

Untuk pensiunan, penyaluran THR hampir sepenuhnya rampung. Total yang sudah disalurkan mencapai Rp12,15 triliun kepada lebih dari 3,7 juta penerima atau sekitar 99,67 persen dari target.

Penyaluran tersebut dilakukan melalui PT Taspen sebesar Rp10,70 triliun untuk lebih dari 3,2 juta pensiunan serta PT Asabri sebesar Rp1,44 triliun untuk lebih dari 500 ribu pensiunan.

Sementara itu, di tingkat pemerintah daerah, realisasi pembayaran THR telah mencapai Rp20,54 triliun untuk lebih dari 4,3 juta pegawai. Penyaluran tersebut sudah dilakukan oleh 523 pemerintah daerah dari total 546 daerah atau sekitar 95,79 persen.

Pemerintah menegaskan pencairan THR akan terus berjalan hingga seluruh proses administrasi di masing masing instansi selesai, sehingga seluruh penerima bisa mendapatkan haknya sesuai ketentuan.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: