Jakarta (KABARIN) - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.948 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani aksi unjuk rasa yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI) bersama sejumlah elemen masyarakat di kawasan DPR/MPR, Kamis.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung mengatakan pihaknya siap memberikan pelayanan kepada massa aksi dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan profesional di lapangan.
“Kami siap melayani para pengunjuk rasa dan mengedepankan profesionalisme serta sikap persuasif di lapangan,” ujarnya di Jakarta.
Menurutnya, ribuan personel gabungan tersebut berasal dari unsur Polda, Polres, hingga Polsek jajaran yang disebar di sejumlah titik strategis sekitar Gedung DPR/MPR. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas.
Reynold juga menegaskan pentingnya penyampaian pendapat dilakukan secara tertib tanpa menimbulkan tindakan anarkis. Ia memastikan seluruh personel tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis.
Pengaturan lalu lintas akan diberlakukan secara situasional jika terjadi peningkatan massa atau gangguan di lapangan.
Berdasarkan informasi dari akun resmi FSPMI di media sosial, aksi ini diikuti ribuan buruh yang menuntut pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru, penghapusan sistem outsourcing, serta penolakan upah murah.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026