News

Trump Akui Kesepakatan dengan Iran Masih Belum Pasti Tercapai

Moskow (KABARIN) -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa kesepakatan final dengan Iran masih belum tentu dapat dicapai di tengah komunikasi yang masih berlangsung antara kedua pihak.

“Kami belum mencapai kesepakatan. Mungkin saja tidak akan tercapai,” kata Trump saat berbicara di hadapan para pendukungnya di Las Vegas, Kamis.

Meski demikian, Trump tetap menyampaikan optimisme bahwa perkembangan dalam waktu dekat dapat menghasilkan “kejutan menyenangkan”, termasuk potensi penurunan harga minyak dan bensin.

Ia juga menegaskan konflik dengan Iran akan segera diselesaikan, meski tanpa memberikan batas waktu yang jelas.

Dalam kesempatan terpisah, Trump menyebut kemungkinan pertemuan lanjutan antara Washington dan Teheran dapat digelar akhir pekan ini, selama gencatan senjata masih berlangsung.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah menggelar pembicaraan di Islamabad pada 11 April setelah kesepakatan gencatan senjata dua pekan tercapai.

Namun, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan pada 12 April bahwa perundingan tersebut gagal mencapai kesepakatan, dan delegasi AS kembali tanpa hasil.

Situasi semakin kompleks setelah Angkatan Laut AS pada 13 April mulai memberlakukan blokade terhadap lalu lintas kapal di sekitar pelabuhan Iran di kawasan Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur penting yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Sementara itu, pemerintah AS menyebut kapal non-Iran tetap dapat melintas selama tidak membayar biaya kepada Teheran, meski Iran belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait hal tersebut.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: