Washington (KABARIN) - Pasukan Iran pada Minggu dilaporkan melancarkan serangan drone ke sejumlah kapal Amerika Serikat sebagai respons atas penembakan dan pencegatan kapal Iran oleh militer AS, menurut media lokal.
Kantor berita semi-resmi Tasnim menyebutkan bahwa serangan dilakukan setelah pasukan AS menaiki kapal kontainer Touska di Teluk Oman. Sebagai balasan, drone Iran disebut dikerahkan untuk menyerang kapal-kapal AS, meski tidak dijelaskan apakah targetnya kapal militer atau sipil.
Iran sebelumnya mengonfirmasi bahwa kapal mereka telah disita oleh AS dan memperingatkan akan melakukan pembalasan, karena tindakan tersebut dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Kedua negara sebelumnya menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi Pakistan dan mulai berlaku sejak diumumkan pada 7 April.
Sementara itu, kantor berita Fars melaporkan bahwa Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menyebut pasukan AS menargetkan kapal tersebut, melumpuhkan sistem navigasi, lalu menaikinya setelah melepaskan tembakan, mengutip juru bicara militer Ebrahim Zolfaghari.
Data pelacakan menunjukkan kapal Touska berangkat dari Port Klang, Malaysia, pada 12 April.
Insiden ini pertama kali diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Minggu, lalu dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS (CENTCOM). Dalam keterangannya, CENTCOM menyebut USS Spruance mencegat kapal kargo berbendera Iran tersebut yang diduga mencoba menembus blokade angkatan laut AS di Teluk Oman.
CENTCOM mengatakan marinir masih menahan kapal itu dan menyebutkan bahwa kapal tersebut diarahkan menuju Pelabuhan Bandar Abbas, Iran. Mereka juga merilis video di platform X yang memperlihatkan kapal perang AS memberi peringatan sebelum melakukan tindakan pencegatan.
Di sisi lain, Zolfaghari menyebut tindakan AS sebagai pelanggaran.
“Amerika Serikat yang agresif, melanggar gencatan senjata dengan terlibat dalam pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah menonaktifkan sistem navigasinya.”
Ia juga menambahkan bahwa pasukan AS menaiki kapal tersebut dengan mengerahkan “sejumlah marinir teroris” ke dalamnya.
“Kami memperingatkan bahwa pasukan militer Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini,” katanya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026