News

Indonesia dan Negara Islam Kecam Pelecehan Situs Suci di Yerusalem

Jakarta (KABARIN) - Indonesia bersama sejumlah negara Arab dan Islam mengecam keras berulangnya tindakan pelecehan terhadap situs suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem, khususnya pelanggaran masuk ke Masjid Al-Aqsa oleh pemukim dan pejabat ekstremis.

Kecaman tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama para menteri luar negeri dari Indonesia, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Pakistan, Mesir, dan Turki, sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency, Jumat.

“Tindakan provokatif di Masjid Al-Aqsa tersebut merupakan pelanggaran besar terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional, serta merupakan provokasi terhadap umat Muslim sedunia dan pelecehan terhadap kekudusan kota suci,” demikian pernyataan bersama itu.

Para menteri menegaskan penolakan terhadap segala upaya yang dapat mengubah status quo situs suci di Yerusalem, sekaligus mengakui peran Yordania sebagai penjaga kawasan tersebut melalui lembaga wakaf.

Mereka menekankan bahwa seluruh kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan tempat ibadah umat Islam, dengan pengelolaan berada di bawah otoritas Wakaf Islam Yordania yang memiliki hak eksklusif dalam mengatur akses ke kawasan tersebut.

Selain itu, para menlu juga mengecam kebijakan Israel yang dinilai memperluas permukiman ilegal di wilayah Palestina serta mengutuk kekerasan yang dilakukan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Menurut mereka, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak rakyat Palestina serta menghambat upaya mewujudkan solusi dua negara.

Para menteri pun menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil langkah tegas guna menghentikan berbagai pelanggaran tersebut serta mendorong tercapainya perdamaian yang komprehensif berdasarkan solusi dua negara.

Mereka juga menegaskan dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Sebelumnya, menurut laporan WAFA, puluhan pemukim Israel kembali memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dengan pengawalan ketat aparat, bahkan dilaporkan melakukan aktivitas yang dinilai provokatif di dalam kawasan tersebut.

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: