Jakarta (KABARIN) - Jenazah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, pada Jumat pukul 13.50 WIB menuju Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk dimakamkan.
Prosesi keberangkatan jenazah dihadiri sejumlah pejabat tinggi BPK, di antaranya Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota II Daniel Lumban Tobing, Anggota V Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota VI Fathan Subchi, dan Anggota VII Slamet Edy Purnomo.
Haerul Saleh sebelumnya meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi menyebut korban ditemukan di ruang kerja lantai empat rumahnya saat peristiwa kebakaran terjadi.
“Terjadi kebakaran rumah yang mengakibatkan adanya satu korban jiwa. Korbannya satu orang, inisial Bapak HS,” kata AKP Joko Adi dari Polres Metro Jakarta Selatan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menewaskan pejabat BPK tersebut.
Haerul Saleh diketahui lahir di Kolaka pada 12 Agustus 1981. Ia menempuh pendidikan sarjana hukum di Universitas Satria dan aktif di berbagai organisasi, mulai dari KNPI, KADIN Sulawesi Tenggara, hingga Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kolaka.
Dalam perjalanan kariernya, ia juga aktif di sejumlah organisasi kepemudaan dan dunia usaha, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo). Di dunia politik, ia tercatat sebagai kader Partai Gerindra sejak 2015.
Sebelum menjabat di BPK, Haerul pernah menjadi anggota DPR RI Komisi XI pada dua periode, yakni 2014–2019 dan 2020–2022. Ia kemudian menjabat sebagai Anggota IV BPK RI periode 2022–2027.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026