Sport

Pelatih Sebut Srondeng Sudah Tampil Maksimal di Wujiang 2026

Jakarta (KABARIN) - Asisten pelatih tim panjat tebing Indonesia nomor lead dan boulder, Sholikhin, menilai atlet lead Indonesia Putra Tri Ramadani atau Srondeng telah menunjukkan penampilan terbaiknya meski gagal lolos ke final World Climbing Series Wujiang 2026.

Menurut Sholikhin, pemanjat muda Indonesia itu memperlihatkan perkembangan positif sejak babak kualifikasi sebelum akhirnya terhenti di semifinal pada Sabtu.

"Saat semifinal dia sudah sangat rileks, memanjat dengan enjoy, tetapi saat masuk di bagian yang krusial memang agak sedikit panik dan pegangannya kurang pas hingga akhirnya jatuh," kata Sholikhin saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan, performa Srondeng secara keseluruhan tetap layak diapresiasi karena mampu bersaing dengan para atlet elite dunia.

Sholikhin menyebut kegagalan menembus final bukan disebabkan penampilan buruk, melainkan adanya faktor kecil yang memengaruhi hasil akhir ketika menghadapi rute dengan tingkat kesulitan tinggi.

"Secara keseluruhan Putra Tri sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi memang belum rezekinya untuk menjadi finalis di World Cup Wujiang ini," ujar dia.

Menurut Sholikhin, hasil di Wujiang dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi Srondeng untuk menghadapi seri berikutnya agar tampil lebih tenang dalam momen-momen penentuan.

Ia juga berharap pengalaman tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri Srondeng pada ajang internasional mendatang.

Sebelumnya, Srondeng yang finis di posisi keempat babak kualifikasi pada Jumat (8/5) harus menghentikan langkah di semifinal setelah menempati peringkat kesembilan dari 24 peserta.

Atlet Indonesia itu mencatatkan skor 36+, sama dengan pemanjat Jepang Neo Suzuki. Namun, Suzuki berhak lolos ke final karena memiliki peringkat lebih baik pada fase kualifikasi yang dijadikan penentu tie-breaker.

Hasil tersebut membuat Indonesia tanpa wakil di final nomor lead putra maupun putri. Sebelumnya, Raviandi Ramadan, Sukma Lintang Cahyani, dan Alma Ariella Tsany juga gagal melewati babak kualifikasi.

Indonesia masih memiliki peluang pada nomor speed yang akan menggelar babak kualifikasi hingga final pada Minggu (10/5).

Tim Merah Putih menurunkan Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, Raharjati Nursamsa, serta atlet putri Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi.

Pewarta: Donny Aditra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: