News

RI dan 9 Negara Kecam Serangan Israel ke Global Sumud Flotilla

Jakarta (KABARIN) - Indonesia bersama sembilan negara lainnya mengecam keras serangan Israel terhadap Global Sumud Flotilla, armada kapal sipil yang membawa misi kemanusiaan untuk menyoroti kondisi rakyat Palestina.

Dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Selasa (19/5), pernyataan bersama tersebut disampaikan oleh para menteri luar negeri dari Turkiye, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Indonesia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol.

“Kami mengecam berlanjutnya tindakan permusuhan yang menargetkan kapal-kapal sipil dan aktivis kemanusiaan. Serangan-serangan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional,” demikian pernyataan bersama tersebut.

Para menteri juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas keselamatan para peserta sipil yang terlibat dalam misi kemanusiaan itu, sekaligus menuntut pembebasan segera seluruh aktivis yang ditahan serta penghormatan terhadap hak dan martabat mereka.

Dalam pernyataan yang sama, mereka menilai bahwa serangan berulang terhadap inisiatif kemanusiaan damai menunjukkan pengabaian terhadap hukum internasional serta prinsip kebebasan navigasi.

Selain itu, negara-negara tersebut juga menyerukan agar komunitas internasional mengambil tanggung jawab moral dan hukum untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.

Mereka turut mendesak adanya langkah konkret untuk mengakhiri impunitas dan memastikan pertanggungjawaban atas pelanggaran yang terjadi.

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: