Teheran (KABARIN) - Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps atau IRGC menyatakan sebanyak 23 kapal melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir setelah memperoleh izin dari pasukan Iran.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan media resmi IRGC, Sepah News, Rabu (27/5), kapal-kapal tersebut terdiri atas kapal tanker minyak, kapal kontainer, hingga kapal komersial lainnya.
IRGC menyebut seluruh kapal melintas melalui koordinasi dan berada di bawah perlindungan pasukan mereka.
Selain itu, AL IRGC menegaskan Iran terus menjalankan pengawasan ketat dan “kendali pintar” di Selat Hormuz.
“Agresi dan niat jahat pasukan teroris AS merupakan penyebab utama ketidakamanan di Teluk Persia,” demikian isi pernyataan tersebut.
Iran diketahui mulai memperketat pengawasan di Selat Hormuz sejak 28 Februari lalu. Langkah itu dilakukan setelah Teheran melarang kapal yang dimiliki atau berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat melintasi jalur perairan tersebut secara aman.
Kebijakan tersebut muncul menyusul serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga disebut menerapkan blokade laut di Selat Hormuz yang menghambat kapal-kapal menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran untuk melintas di kawasan itu.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026