News

Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung Dipastikan Tidak Ditutup Total

Jakarta (KABARIN) - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (SDA Jaksel) memastikan perbaikan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, dilakukan tanpa penutupan total ruas jalan guna meminimalkan gangguan arus lalu lintas.

"Nanti tidak ada penutupan jalan, cuma jalurnya satu-satu. Sebelah jalan dikerjakan, sebelahnya dipasang plat digunakan untuk lalu lintas," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Sartono mengatakan perbaikan permanen akan dimulai pada malam hari dengan pemasangan gorong-gorong (box culvert) berukuran dua meter di lokasi jalan yang amblas.

Menurut dia, selama proses perbaikan tidak akan ada penutupan total jalan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan satu lajur jalan agar kendaraan tetap dapat melintas.

Sartono menjelaskan pemasangan box culvert diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari apabila tidak terkendala cuaca maupun keberadaan utilitas di bawah jalan.

Setelah pemasangan box culvert selesai, arus lalu lintas diharapkan dapat kembali normal, meskipun pekerjaan penyempurnaan (finishing) masih berlanjut pada hari-hari berikutnya.

"Untuk kelancaran lalu lintas mungkin diperkirakan dua sampai tiga hari. Kalau tidak ada rintangan cuaca maupun utilitas, pemasangan box culvert diharapkan sudah selesai," katanya.

Penyebab jalan amblas itu diduga berasal dari kerusakan pada gorong-gorong eksisting berdiameter sekitar tiga meter yang berada di bawah badan jalan.

Menurut Sartono, sebagian struktur gorong-gorong tersebut mengalami keropos, sehingga tidak mampu menahan beban di atasnya dan menyebabkan badan jalan runtuh.

"Existing-nya ada gorong-gorong ukuran tiga meter yang keropos. Sekitar sepertiga bagian atasnya rusak, akhirnya jatuh dan menimbulkan jalan amblas," ujarnya.

SDA Jakarta Selatan mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses perbaikan agar pekerjaan dapat berjalan lancar serta kondisi lalu lintas segera kembali normal.

Kerusakan jalan diketahui terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5). Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan penanganan awal menggunakan material aspal dingin (coldmix) guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Bina Marga juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan untuk menelusuri penyebab kerusakan. Dugaan awal, amblesnya jalan dipicu gangguan pada saluran air di bawah badan jalan.

Pemprov DKI Jakarta terus memantau situasi di lapangan dan mempercepat proses penanganan agar kondisi lalu lintas dapat kembali normal.

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: