News

Korban Kebakaran di Kemayoran Ditawarkan Pindah ke Rumah Susun

Jakarta (KABARIN) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menawarkan kepada warga korban kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk pindah ke rumah susun (rusun).

Hal itu karena pemukiman warga di kawasan yang terbakar itu berdiri atas lahan milik Sekretariat Negara (Setneg). Namun, Rano mengatakan warga menolak tawaran tersebut.

"Tadi saya ngomong dengan beberapa warga, 'nggak mau coba di rumah susun?' Aduh Bang, kita lahir di sini, Bang, bahkan yang namanya ari-ari kita ditanam di sini. Saya bilang, saya lahir di Kemayoran, di Kepu, ari-ari saya juga saya tanam di Kemayoran, masa kita mau berjubel-jubel tinggal di sini?" ujar Rano di Jakarta, Selasa.

Menurut Rano, tinggal di rumah susun dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga dibandingkan tinggal di kawasan permukiman padat.

“Kita selalu berusaha untuk menyadarkan masyarakat bahwa bukan berarti tidak layak, tapi mungkin kalau tinggal di rumah susun jauh lebih layak,” ungkap Rano.

Adapun pada Selasa siang tadi, Rano telah meninjau lokasi kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Rano menyebut berdasarkan data sementara, kebakaran di lokasi itu berdampak pada 304 bangunan dan menyebabkan 354 kepala keluarga atau 679 jiwa terdampak.

Jumlah korban terdampak terdiri dari 326 laki-laki dan 353 perempuan. Di antara korban itu, terdapat 35 lansia, 90 balita, 53 anak usia sekolah dasar, enam anak usia SMP, 22 remaja usia SMK, serta 414 warga dewasa termasuk ibu hamil.

Untuk membantu para korban, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah fasilitas di lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Yusuf Hamka.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: