News

Impor LNG Rusia oleh Uni Eropa Meningkat 21 Persen pada Mei

Moskow (KABARIN) - Impor gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) dari Rusia oleh negara-negara Uni Eropa mengalami kenaikan signifikan pada Mei, meski sebelumnya sempat menurun pada April.

Berdasarkan analisis data Bruegel, volume impor LNG Rusia pada Mei mencapai 2,267 miliar meter kubik, naik sekitar 21 persen secara tahunan. Kenaikan ini terjadi setelah pada April tercatat penurunan 11,8 persen secara bulanan.

Sebelumnya, impor LNG Rusia sempat menyentuh rekor 2,459 miliar meter kubik pada Maret, yang menjadi level tertinggi sejak data tersebut mulai dicatat pada 2019.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Mei, impor LNG Rusia ke Uni Eropa mencapai 11,243 miliar meter kubik, meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pasokan dari kawasan lain menunjukkan tren berbeda. Impor LNG dari Timur Tengah tercatat nol pada Mei, dipengaruhi penghentian produksi di Qatar. Namun, selama Januari–Mei masih tercatat 2,601 miliar meter kubik meski turun lebih dari 50 persen.

Dari kawasan Amerika—termasuk Amerika Serikat dan Trinidad dan Tobago—impor pada Mei mencapai 7,098 miliar meter kubik, turun 14 persen. Sedangkan pasokan dari Afrika juga menurun 18 persen menjadi 1,466 miliar meter kubik.

Pergerakan ini menunjukkan perubahan pola pasokan energi global di tengah dinamika geopolitik dan penyesuaian kebutuhan energi di kawasan Eropa.

Penerjemah: Katriana
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: