News

Hizbullah Klaim Luncurkan Serangan ke Pasukan Israel di Lebanon Selatan

İstanbul (KABARIN) - Kelompok Hizbullah pada Jumat (5/6) mengklaim telah melancarkan serangkaian serangan terhadap posisi militer Israel di wilayah Lebanon selatan, termasuk penggunaan rudal presisi, artileri, serta serangan terhadap pergerakan pasukan di sejumlah titik.

Dalam pernyataannya, Hizbullah menyebut serangan tersebut menyasar konsentrasi pasukan dan kendaraan militer Israel di sekitar kawasan Kastil Beaufort di Lebanon selatan. Mereka juga mengklaim melakukan beberapa gelombang tembakan artileri serta serangan terhadap pasukan yang bergerak di wilayah timur Ghandouriyeh.

Kelompok itu turut menyatakan adanya penggunaan peledak terhadap pasukan Israel yang disebut sedang bergerak maju, yang menurut mereka menimbulkan korban di pihak militer Israel. Israel kemudian melakukan evakuasi korban dan merespons dengan serangan balasan berupa artileri dan udara di area sekitar.

Sebelumnya, Hizbullah mengklaim telah melakukan puluhan operasi dalam 24 jam terakhir yang mencakup penggunaan drone, roket, hingga rudal anti-tank terhadap target militer Israel di Lebanon selatan.

Di sisi lain, militer Israel melaporkan kematian seorang komandan tank dari unit lapis baja dalam operasi di wilayah Lebanon selatan. Sementara itu, eskalasi di perbatasan kedua pihak terus berlangsung di tengah upaya diplomatik yang melibatkan Amerika Serikat untuk menjaga gencatan senjata yang masih rapuh.

Ketegangan antara kedua pihak terjadi dalam konteks konflik yang telah berlangsung lama di kawasan tersebut, dengan dinamika serangan dan balasan yang masih terus berlanjut meski ada upaya perundingan dan kesepakatan sementara.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: