News

Kawasan Candi Arjuna Dieng Kembali Diselimuti Embun Beku

Purwokerto (KABARIN) - Fenomena embun beku atau bun upas kembali muncul di kawasan Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, dalam beberapa hari terakhir seiring menguatnya musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng.

Sekretaris Desa Dieng Kulon, Sabar Alfarisi, mengatakan embun beku mulai terlihat sekitar tiga hari terakhir dan menyebar di kawasan Candi Arjuna serta sejumlah area terbuka lainnya.

Menurut dia, fenomena khas musim kemarau tersebut kembali menjadi daya tarik wisata yang mengundang banyak pengunjung datang sejak dini hari untuk menyaksikan dan mengabadikan lapisan kristal es tipis yang terbentuk di permukaan rumput dan tanaman.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto menjelaskan kemunculan bun upas dipicu kondisi cuaca yang sangat kering dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data BMKG, curah hujan di kawasan Dieng pada 6–9 Juni 2026 tercatat nol milimeter. Kondisi tersebut menunjukkan atmosfer sangat kering dengan langit cenderung cerah tanpa tutupan awan pada malam hingga pagi hari.

Menurut Goeroeh, minimnya awan membuat panas yang tersimpan di permukaan bumi pada siang hari terlepas secara maksimal ke atmosfer saat malam, sehingga proses pendinginan berlangsung cepat dan menyebabkan suhu permukaan turun drastis.

Data BMKG mencatat suhu udara minimum di Dieng pada 9 Juni 2026 mencapai 1,05 derajat Celsius pada pukul 01.01 WIB. Sementara suhu permukaan tanah atau rumput bahkan lebih rendah, yakni 0,60 derajat Celsius pada pukul 08.30 WIB.

Kondisi tersebut memungkinkan terbentuknya kristal es tipis pada rumput, tanaman pertanian, dan permukaan lain yang terpapar udara dingin secara langsung.

Selain faktor cuaca, topografi Dataran Tinggi Dieng yang berupa cekungan dan dikelilingi pegunungan turut memperkuat pembentukan bun upas.

Udara dingin dari lereng pegunungan bergerak turun pada malam hari dan terperangkap di dasar lembah, sehingga suhu di kawasan tersebut menjadi lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya.

BMKG mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Dieng Plateau untuk menyiapkan pakaian hangat dan mewaspadai suhu dingin ekstrem yang diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada malam hingga pagi hari.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: