News

Presiden Iran Sebut Serangan Infrastruktur Tanda Keputusasaan

Teheran (KABARIN) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa ancaman maupun serangan yang menyasar infrastruktur sipil tidak mencerminkan kekuatan, melainkan justru menunjukkan keputusasaan dalam menghadapi kedaulatan suatu negara.

Dalam unggahan di media sosial X yang dikutip pada Rabu (10/6), Pezeshkian menyampaikan bahwa infrastruktur vital merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh menjadi sasaran konflik.

Ia menekankan bahwa serangan terhadap fasilitas publik seperti jaringan transportasi, listrik, dan air bukanlah bentuk unjuk kekuatan, tetapi justru menunjukkan lemahnya posisi pihak yang melakukan tindakan tersebut dalam menghadapi kehendak sebuah bangsa.

Di sisi lain, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi menegaskan bahwa Iran akan memberikan respons lebih keras terhadap setiap ancaman yang datang.

Dalam pernyataannya pada sebuah upacara peringatan, ia menyebut Iran memiliki kemampuan untuk menghadapi tekanan dan ancaman dari pihak luar serta tidak akan mundur dalam situasi apa pun.

“Seperti yang telah kami buktikan, kami akan menanggapi setiap ancaman dengan balasan yang lebih brutal, lebih kuat, dan lebih menghancurkan dibanding sebelumnya,” tegas Shekarchi.

Ia juga menyinggung pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menurutnya telah direspons Iran dengan sikap tegas.

Shekarchi menegaskan bahwa Iran tidak akan tunduk pada dominasi global dan yakin akan meraih kemenangan dalam menghadapi tekanan yang ada.

Ia menambahkan bahwa tidak ada alasan bagi rakyat Iran untuk merasa khawatir karena negara tersebut akan tetap bertahan dan keluar sebagai pemenang.

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: