News

BNPB Lakukan "Water Bombing" untuk Padamkan Karhutla di Aceh

Sekarang lagi water bombing di wilayah karhutla Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat

Meulaboh (KABARIN) - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) terus berupaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Barat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengerahkan helikopter untuk melakukan pemadaman dari udara melalui metode water bombing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal, mengatakan operasi pemadaman udara saat ini difokuskan di kawasan Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, yang masih terdampak kebakaran lahan.

“Sekarang lagi water bombing di wilayah karhutla Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat,” kata Teuku Ronal kepada wartawan, Kamis.

Water bombing merupakan metode pemadaman kebakaran dari udara dengan menjatuhkan air dalam jumlah besar langsung ke titik api. Teknik ini biasanya digunakan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang berada di lokasi sulit dijangkau atau berisiko tinggi jika diakses oleh petugas di darat.

Dalam pelaksanaannya, helikopter membawa wadah air berukuran besar atau yang dikenal sebagai bambi bucket. Air kemudian dijatuhkan ke area yang terbakar untuk membasahi lahan sekaligus menurunkan suhu di sekitar titik api sehingga proses pemadaman bisa berlangsung lebih cepat.

Menurut Teuku Ronal, bantuan water bombing dari BNPB diharapkan mampu menjangkau area-area kebakaran yang selama ini belum dapat ditangani secara maksimal oleh tim pemadam di lapangan.

Sebelumnya, pada Selasa (9/6), operasi pemadaman juga difokuskan di Kecamatan Bubon dengan dukungan helikopter water bombing. Sementara itu, tim pemadam kebakaran dari Pos Meureubo berhasil mengendalikan kobaran api di Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo.

Data BPBD menunjukkan luas lahan yang terdampak karhutla tersebar di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Bubon, kebakaran melanda Gampong Berawang dengan luas sekitar 15 hektare dan Gampong Kuta Padang Layung seluas 10 hektare.

Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terjadi di Gampong Lapang dengan luas sekitar satu hektare dan Gampong Seunebok sekitar 0,5 hektare.

Sementara itu, di Kecamatan Meureubo, kebakaran tercatat terjadi di Gampong Ujong Tanoh Darat dengan dua titik berbeda yang masing-masing mencakup area sekitar 1,6 hektare dan satu hektare.

Karhutla juga terdeteksi di Kecamatan Samatiga tepatnya di Gampong Cot Seumeureng dengan luas sekitar dua hektare, serta di Kecamatan Arongan Lambalek, Gampong Gunung Pulo, dengan area terdampak sekitar satu hektare.

Teuku Ronal menegaskan upaya pemadaman masih terus dilakukan secara intensif melalui jalur darat maupun udara. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur terus bekerja untuk memastikan seluruh titik api dapat dikendalikan dan dipadamkan.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: