Jakarta (KABARIN) - Pelatih tim nasional Portugal national football team, Roberto Martinez, menilai timnya kehilangan variasi serangan setelah sempat unggul cepat namun akhirnya ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat, Kamis.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang bagus bagi kami, tetapi tidak terjadi demikian. Saya pikir kami kehilangan sedikit variasi dalam serangan, kehilangan fluiditas dalam penguasaan bola, dan membiarkan mereka kembali menemukan bentuk permainan mereka,” ujar Martinez dalam laman FIFA pada Kamis.
Portugal membuka keunggulan lebih dulu melalui gol cepat João Neves pada menit keenam, namun perlahan kehilangan kendali permainan hingga Kongo mampu menyamakan kedudukan lewat Yoane Wissa menjelang turun minum.
Menurut Martinez, gol balasan tersebut meningkatkan rasa percaya diri lawan sehingga pertandingan menjadi lebih sulit bagi timnya untuk dikendalikan.
“Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol itu membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi memang seperti itulah yang terjadi di Piala Dunia,” lanjutnya.
Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain yang terus berupaya mencari gol kemenangan hingga akhir pertandingan.
“Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat. Kami terus mencoba hingga akhir pertandingan. Kami bisa belajar dan berkembang banyak dari laga ini,” kata Martinez.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026