Jakarta (KABARIN) - Hanya beberapa pekan setelah tampil di kompetisi tenis profesional nomor ganda usai absen hampir empat tahun, Serena Williams juga kembali ke panggung terbesar olahraga tenis di nomor tunggal dengan menerima wild card Wimbledon.
Juara tunggal Grand Slam 23 kali dan juara Wimbledon tujuh kali itu belum memainkan pertandingan tunggal sejak mengumumkan pensiun pada US Open 2022, di mana ia kalah dari Ajla Tomljanovic di babak ketiga.
Penampilan terakhir Serena Williams di Wimbledon terjadi pada 2022 ketika kalah di babak pertama dari Harmony Tan.
Namun, Serena kembali lagi ke kompetisi profesional dengan menginjakkan kaki di lapangan rumput di All England Club, di mana selain tujuh gelar tunggalnya, ia juga memiliki enam gelar ganda dan satu lagi di ganda campuran.
Dikutip dari WTA, Selasa, Serena memulai comeback-nya awal bulan ini di Queen's, berpasangan dengan Victoria Mboko.
Mereka memenangi pertandingan pembuka melawan Nicole Melichar-Martinez/Erin Routliffe 7-6(2), 6-2 sebelum Mboko mengundurkan diri menjelang babak kedua setelah mengalami cedera di nomor tunggal sehari sebelumnya.
Ia kembali ke lapangan ganda pekan lalu di Berlin bersama Karolina Muchova, tetapi pasangan itu kalah di babak pertama dari Routliffe/Giuliana Olmos 4-6, 4-6.
Hasil tersebut datang tak lama setelah berita tersebar bahwa Serena dan saudara perempuannya, Venus Williams, menerima wild card undian ganda putri Wimbledon, meskipun saat itu Serena menolak untuk mengatakan apakah ia juga akan bermain tunggal.
Serena Williams yang gelar WTA Tour terakhirnya diraih di Auckland pada 2020 dan trofi Wimbledon terakhirnya, baik tunggal dan ganda, ia raih pada 2016, akan kembali ke nomor tunggal untuk pertama kalinya dalam empat tahun.
Pertandingan nanti akan menjadi babak terbaru dalam daftar prestasi gemilang Serena Williams yang mencakup 73 gelar tunggal sepanjang karirnya, 23 gelar ganda sepanjang karirnya, 14 gelar ganda Grand Slam, ditambah 23 gelar tunggal, dan dua gelar ganda campuran.
Ia juga memiliki trofi WTA Finals dan empat medali emas Olimpiade, yang menempatkannya sebagai GOAT (Greatest Of All Time).
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026