Sport

Pelatih Kroasia Gak Nyangka Laga Lawan Panama Berjalan Sangat Sulit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic mengaku tak menyangka laga melawan Panama pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto, Kanada, Rabu, berjalan sangat sulit untuk timnya.

Pada laga ini, Kroasia yang sebelumnya dikalahkan Inggris 2-4, berhasil mengatasi perlawanan sengit Panama dengan skor tipis 1-0 lewat gol Ante Budimir pada menit ke-54.

"Sejujurnya, saya tidak menyangka pertandingan akan sesulit ini. Kami tidak memberikan respons terbaik, mungkin karena tekanan yang kami rasakan karena sangat membutuhkan tiga poin ini," kata Dalic, dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu.

Kemenangan ini membuat Kroasia memiliki tiga poin di posisi ketiga Grup L, di bawah Inggris dan Ghana yang masing-masing memiliki empat poin.

Dengan asa lolos ke babak 32 besar yang kembali terbuka, Dalic juga mengaku senang karena kemenangan ini bertepatan dengan penampilan ke-200 kapten tim Luka Modric.

Modric yang berusia 40 tahun, bermain selama 81 menit di laga ini, sebelum pemain AC Milan itu digantikan oleh Mario Pasalic.

Ini merupakan caps ke-200 Modric sejak debutnya pada Maret 2006. Dari 200 penampilannya ini, Modric telah membukukan 29 gol dan 31 asssist.

Ia juga menjadi pemain vital di balik prestasi Kroasia dalam dua edisi Piala Dunia terakhir ketika menjadi runner-up dan peringkat ketiga.

"Saya senang kami bisa memenangkan pertandingan ke-200 Luka Modric bersama tim nasional. Dia bermain luar biasa hari ini di usia 40 tahun. Kami sangat bahagia memiliki dirinya di tim nasional," ucap Dalic.

Sementara itu, pelatih Panama Thomas Christiansen menyikapi kekalahan ini dengan dewasa karena timnya sudah memberikan segalanya di lapangan.

Panama yang sudah gugur dari Piala Dunia 2026, akan memainkan laga terakhirnya guna mencari kemenangan pertamanya di ajang akbar ini saat menghadapi Inggris pada Minggu (28/6) pukul 04.00 WIB di Stadion New York New Jersey.

"Mereka memainkan pertandingan yang luar biasa dan mampu bersaing langsung dengan Kroasia. Begitulah sepak bola. Mereka hanya memiliki satu peluang bersih dan berhasil memanfaatkannya menjadi gol," kata Christiansen.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: