Jakarta (KABARIN) - Kejuaraan Dunia FIM Moto3 akan memasuki era baru setelah MotoGP menunjuk Yamaha sebagai pemasok motor eksklusif untuk kelas tersebut mulai musim 2028 hingga 2033.
Dilansir laman resmi MotoGP, Jumat, kesepakatan itu diumumkan dalam konferensi pers bersama pada rangkaian GP Belanda di Assen, Kamis (25/6) waktu setempat, dan menjadi salah satu perubahan besar dalam struktur balap Grand Prix, khususnya pada kelas pembinaan menuju Moto2 dan MotoGP.
"Kami sangat bangga untuk memperkenalkan masa depan Moto3, bukan hanya untuk Kejuaraan Dunia tetapi juga untuk pentingnya program-program akar rumput secara global," kata Chief Sporting Officer MotoGP Carlos Ezpeleta.
Carlos mengatakan kerja sama dengan Yamaha itu dirancang untuk menciptakan platform global bagi pembalap muda, bukan sekadar menentukan motor yang akan mereka gunakan di lintasan.
Menurut dia, Moto3 memiliki peran penting sebagai jenjang awal bagi pembalap sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi dalam struktur Grand Prix.
"Moto3 memiliki peran kunci dalam masa depan kita. Dalam hal olahraga, ini seringkali merupakan langkah profesional pertama dalam balap bagi para pembalap yang kemudian menjadi superstar global," ujar Carlos.
Motor baru Moto3 tersebut akan dikembangkan Yamaha dengan basis platform produksi CP2 yang kemudian direkayasa ulang untuk kebutuhan kompetisi Grand Prix. Yamaha menyebut platform CP2 itu berbasis mesin 688cc dua silinder segaris berpendingin cairan dengan crank 270 derajat.
MotoGP dan Yamaha menargetkan motor baru tersebut memiliki rasio tenaga terhadap bobot yang lebih baik dibandingkan mesin Moto3 saat ini, sekaligus menghadirkan ukuran motor yang lebih sesuai dengan karakter fisik dan gaya berkendara generasi pembalap berikutnya.
Perubahan itu menjadi signifikan karena Moto3 selama ini dikenal sebagai kelas entry level Grand Prix yang menekankan pembinaan talenta muda sebelum naik ke Moto2 dan MotoGP.
Managing Director Yamaha Motor Racing Paolo Pavesio mengatakan proyek tersebut tidak hanya bertujuan membangun motor baru, tetapi juga menciptakan platform jangka panjang bagi pembalap, tim, dan kejuaraan.
"Moto3 selalu mewakili titik awal impian Grand Prix. Di sinilah para calon juara mempelajari keahlian mereka, di sinilah talenta pertama kali terlihat, dan di sinilah masa depan olahraga kita dimulai," kata Pavesio.
"Sejak awal, tujuan kami bukan hanya untuk membangun motor. Tujuan kami adalah untuk menciptakan platform yang mampu mendukung pembalap, tim, dan kejuaraan selama bertahun-tahun yang akan datang," ujar dia melanjutkan.
Yamaha dan MotoGP akan memperkenalkan motor tersebut secara bertahap sebelum penampilan publik pertamanya pada 2027. Pengujian prototipe juga dijadwalkan berlangsung pada tahun ini.
Program itu juga akan diperluas ke jalur pembinaan di luar Kejuaraan Dunia FIM Moto3. Mulai 2029, FIM Moto3 Junior World Championship di paddock MotoJunior diharapkan mengadopsi versi motor dengan spesifikasi lebih rendah, sementara pembicaraan dengan kejuaraan regional lain juga sudah berlangsung.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026