Foodies

Manfaat Air Kelapa dan Waktu Terbaik untuk Meminumnya

Jakarta (KABARIN) - Air kelapa menjadi salah satu minuman yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh karena mengandung elektrolit penting, terutama kalium dan natrium yang banyak hilang melalui keringat.

Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat, satu cangkir air kelapa mengandung sekitar 600 miligram kalium dan 252 miligram natrium. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 14 persen dan 11 persen kebutuhan harian, serta dilengkapi kandungan magnesium, kalsium, fosfor, dan sedikit gula alami.

"Air kelapa memiliki lebih banyak kalium daripada kebanyakan minuman olahraga tradisional dan jauh lebih rendah gulanya," kata ahli gizi Sara Wisehart, M.S., RD, LD, CDCES sebagaimana dikutip Eating Well.

Meski kebutuhan cairan harian umumnya dapat dipenuhi dengan air putih, minuman yang mengandung elektrolit seperti air kelapa dinilai bermanfaat dalam kondisi tertentu, terutama untuk membantu proses rehidrasi.

Mengonsumsi air kelapa pada pagi hari dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang berkurang selama tidur, ketika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama enam hingga sembilan jam dan tetap kehilangan cairan melalui pernapasan serta keringat.

Sementara itu, minum air kelapa pada malam hari juga dapat membantu memulihkan elektrolit yang hilang sepanjang aktivitas harian sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi sebelum tidur.

Ahli gizi Nicole Ibarra menjelaskan air kelapa juga dapat dikonsumsi sebelum berolahraga sebagai sumber cairan dan gula alami yang mudah diserap tubuh. Setelah aktivitas fisik berat atau olahraga berdurasi lebih dari satu jam, minuman ini membantu menggantikan elektrolit yang hilang melalui keringat.

Selain itu, mengonsumsi air kelapa sebelum makan dapat mendukung hidrasi, membantu proses pencernaan, serta meningkatkan rasa kenyang. Jika diminum setelah makan, air kelapa juga berpotensi membantu menjaga kadar gula darah, menurut Wisehart.

Meski memiliki berbagai manfaat, air kelapa sebaiknya tetap dikonsumsi sebagai pelengkap, bukan pengganti air putih. Kebutuhan cairan tubuh tetap perlu dipenuhi melalui kombinasi air putih, buah-buahan, sayuran, dan sumber cairan sehat lainnya.

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: