News

Ahmad Sahroni Berharap Penambahan Polhut Bisa Berantas Kejahatan Hutan

Jakarta (KABARIN) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengharapkan penambahan 70 ribu personel polisi kehutanan (polhut) yang diwacanakan Presiden Prabowo Subianto mampu memberantas berbagai bentuk kejahatan dalam lingkup kehutanan.

Dia pun mendukung upaya tersebut untuk menjaga hutan sebagai aset strategis nasional. Langkah tersebut, kata dia, menjadi komitmen bahwa negara menjaga lingkungan.

"Kita tahu, salah satu poin paling krusial dalam isu lingkungan kita adalah penegakan hukum," kata Sahroni dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Sejauh ini, dia menilai para pelaku pembalakan liar, pembakaran hutan hingga pelaku pemasangan jerat untuk satwa dilindungi bisa berbuat seenaknya di dalam hutan.

Untuk itu, dia pun meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberi pelatihan dan pembekalan kepada para polhut. Menurut dia, pengalaman Polri dalam penegakan hukum tentu akan menjadi bekal yang sangat penting bagi para personel di lapangan.

"Dengan sinergi yang kuat antara Kemenhut, Polri, dan para pihak terkait, saya yakin penanganan kejahatan lingkungan akan jauh lebih efektif. Hutan ini bekal untuk masa depan anak-anak kita, jadi perlindungannya pun harus maksimal," kata Sahroni.

Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengatakan pemerintah telah menetapkan target besar untuk memperkuat kapasitas polhut dari sekitar 5.000 personel menjadi 70.000 personel secara bertahap.

"Pak Prabowo sudah putuskan untuk menjaga hutan-hutan yang begitu berharga. Polisi khusus kehutanan, yang di luar negeri namanya forest ranger itu, akan bertambah dari 5.000 petugas menjadi 70.000 petugas untuk menjaga," kata Hashim di Jakarta, Selasa (7/7).

Ia menyebut Menhut Raja Juli Antoni sudah mulai menjalankan kebijakan tersebut melalui rekrutmen polhut secara bertahap. Menurut Hashim, langkah cepat Kemenhut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat perlindungan kawasan hutan.

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: