Sulit buang air besar? Mungkin ini penyebabnya

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Kesulitan buang air besar (BAB) atau sembelit sering kali membuat aktivitas harian terasa kurang nyaman. Kondisi ini biasanya dipicu oleh pola makan yang kurang seimbang maupun kebiasaan hidup yang kurang sehat.

Setiap orang memiliki ritme BAB masing-masing, sehingga tidak ada standar pasti mengenai frekuensi yang dianggap normal. Namun, jika proses BAB terasa menyakitkan, feses sangat keras atau sulit dikeluarkan, atau perut terasa penuh dan kembung, penting untuk segera mencari tahu penyebabnya agar bisa ditangani dengan tepat.

Lantas, apa saja faktor yang dapat memicu sulit BAB? Berikut beberapa penyebab umum yang perlu kamu pahami.

Penyebab sulit buang air besar

1. Kebiasaan menahan keinginan untuk BAB

Terlalu sering menunda buang air besar bisa membuat kotoran semakin sulit dikeluarkan. Feses yang terlalu lama berada di usus akan kehilangan air sehingga menjadi keras dan kering. Akibatnya, dorongan alami tubuh untuk mengeluarkan kotoran pun melemah.

2. Pola makan yang kurang tepat

Asupan makanan yang tidak teratur atau tidak seimbang juga dapat memicu sembelit. Minim-nya konsumsi serat serta kurang minum membuat tubuh mudah dehidrasi, sehingga proses pencernaan pun terhambat. Menjaga kecukupan cairan dan memilih makanan bernutrisi sangat penting untuk kesehatan usus.

Baca juga: Atasi sembelit dengan minuman biji chia, rahasia dari dokter pencernaan!

3. Kurang bergerak atau jarang olahraga

Gaya hidup yang minim aktivitas fisik menjadi salah satu alasan BAB tidak lancar. Aktivitas tubuh yang rendah dapat membuat gerakan usus (peristaltik) ikut melemah. Sebaliknya, olahraga rutin membantu merangsang kerja usus sehingga pencernaan lebih optimal.

4. Kehamilan

Pada ibu hamil, sembelit kerap terjadi terutama pada trimester pertama. Hal ini dipengaruhi meningkatnya hormon progesteron yang membuat otot usus lebih rileks sehingga proses pencernaan berjalan lebih lambat. Meski umumnya tidak berbahaya, berkonsultasi dengan dokter akan membantu mendapatkan penanganan yang aman.

5. Faktor kondisi kesehatan tertentu

Beberapa penyakit juga dapat menyebabkan BAB menjadi tidak lancar. Kondisi seperti diabetes, irritable bowel syndrome (IBS), radang usus, tingginya kadar kalsium, hingga stroke bisa mempengaruhi sistem pencernaan sehingga menimbulkan sembelit. Dengan memahami berbagai pemicu susah buang air besar ini dapat membantu kamu agar lebih peka terhadap kondisi tubuh sendiri.

Dengan mengenali penyebabnya sejak awal, langkah pencegahan maupun perbaikan bisa dilakukan lebih cepat mulai dari memperbaiki pola makan, lebih aktif bergerak, hingga berkonsultasi dengan tenaga medis bila diperlukan. Tujuannya sederhana yakni untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat agar aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih nyaman tanpa gangguan.

Baca juga: 6 makanan yang ampuh untuk atasi sulit BAB atau sembelit

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka