Kuala Lumpur (KABARIN) - Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin memimpin Upacara Penyematan Pangkat Panglima ke-31 Angkatan Darat Malaysia, Jenderal Datuk Azhan Md Othman, di Wisma Pertahanan, Kuala Lumpur, Selasa.
Azhan resmi menggantikan Jenderal Tan Sri Muhammad Hafizuddeain Jantan yang sebelumnya diminta cuti terkait dugaan rasuah pada proyek militer Angkatan Darat.
Laporan Bernama menyebutkan, pengalaman luas dan kepemimpinan Azhan dipercaya mampu menjaga kelancaran komando Angkatan Darat Malaysia yang jadi pilar penting pertahanan negara.
"Aspek integritas, tata kelola yang transparan, dan pemeliharaan nilai-nilai militer yang luhur akan terus diperkuat sebagai inti kepemimpinannya, sejalan dengan implementasi inisiatif strategis Angkatan Masa Depan - Strategi Domain Darat (AMH-SD2), yang mendukung aspirasi Buku Putih Pertahanan. Selain itu, agenda kesejahteraan personel Angkatan Darat dan keluarga mereka akan terus dijunjung tinggi untuk memastikan bahwa kesejahteraan pasukan selalu terjaga," begitu pernyataan unit Humas Tentara Darat Malaysia.
Azhan juga menyampaikan terima kasih kepada Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim dan mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Malaysia kepadanya.
Ia mengajak seluruh personel Angkatan Darat Malaysia untuk bersatu, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan kinerja agar institusi pertahanan tetap profesional, handal, dan terpercaya.
Azhan mulai resmi menjabat Panglima ke-31 Angkatan Darat Malaysia pada 1 Januari, sesuai keputusan Rapat Dewan Angkatan Bersenjata ke-631 pada 19 November 2025 dan persetujuan Yang di-Pertuan Agong pada 1 Desember 2025.
Sumber: ANTARA