Jakarta (KABARIN) - Pernah dengar istilah penyakit autoimun tapi masih bingung maksudnya apa? Singkatnya, penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi justru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.
Kondisi ini bisa menyerang berbagai bagian tubuh mulai dari kulit, sendi, sampai organ vital, dan biasanya berkembang pelan-pelan tanpa terasa. Gejalanya pun kadang samar dan mirip dengan penyakit lain, seperti mudah lelah, nyeri sendi, demam ringan, atau peradangan yang muncul dan hilang.
Banyak orang baru sadar kalau sudah cukup parah, jadi penting banget buat mengenali gejala awal dan pengertian penyakit autoimun supaya bisa ditangani lebih cepat.
Pengertian autoimun
Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem pertahanan tubuh salah sasaran dan menyerang sel sehat milik tubuh sendiri. Padahal, tugas sistem kekebalan adalah melindungi tubuh dari bakteri, virus, dan zat berbahaya lainnya.
Biasanya, saat ada virus atau bakteri masuk, tubuh memproduksi antibodi untuk melawan dan mencegah penyakit. Tapi kalau autoimun, sistem imun nggak bisa membedakan sel tubuh sendiri dan zat asing. Hasilnya, antibodi malah menyerang jaringan sehat dan memicu peradangan serta keluhan kesehatan lain.
Bahaya autoimun
Serangan sistem imun yang keliru bisa berpengaruh serius pada kualitas hidup. Jika tidak ditangani, penyakit autoimun bisa menyebabkan kerusakan jaringan, peradangan kronis, dan komplikasi serius. Dalam kasus tertentu, bisa menimbulkan keterbatasan fisik, cacat, atau bahkan risiko kematian.
Beberapa organ yang rentan terkena dampak termasuk sistem saraf, sendi, tulang, dan kelenjar. Saat ini, ada sekitar 80 jenis penyakit autoimun yang gejalanya sering mirip satu sama lain, sehingga proses diagnosis bisa cukup sulit dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Beberapa penyakit autoimun juga penyebab pastinya masih belum jelas secara medis.
Gejala awal penyakit autoimun
Gejala penyakit autoimun biasanya muncul perlahan dan bisa terasa umum, sehingga sering dianggap masalah kesehatan biasa. Beberapa tanda yang paling umum antara lain:
- Mudah lelah
- Nyeri dan pembengkakan pada sendi
- Masalah kulit atau gangguan pencernaan
- Demam yang datang berulang
- Pembengkakan kelenjar getah bening
- Otot pegal dan sendi nyeri
- Ruam pada kulit
- Pembengkakan di sendi atau wajah
- Rambut rontok
- Kesulitan berkonsentrasi
- Sensasi kesemutan di tangan atau kaki
Meski ada gejala serupa, tiap penyakit autoimun punya ciri khasnya sendiri. Contohnya, pada diabetes tipe 1, gejala yang biasanya muncul adalah rasa haus berlebihan, tubuh cepat lelah, dan penurunan berat badan yang cukup signifikan dalam waktu singkat.
Sumber: ANTARA