AS dan Inggris Sepakat Perkuat Langkah Cegah Pengaruh Rusia di Arktik

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Amerika Serikat dan Inggris kompak menyoroti pentingnya membendung potensi ancaman Rusia di wilayah Kutub Utara. Isu ini dibahas langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump dalam percakapan terbaru mereka, seperti disampaikan Kantor Perdana Menteri Inggris pada Kamis.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin menaruh perhatian besar pada keamanan kawasan Euro Atlantik, termasuk situasi di Arktik. Mereka sepakat langkah pencegahan perlu terus diperkuat agar stabilitas kawasan tetap terjaga.

“Kedua pemimpin membahas keamanan Euro-Atlantik dan sepakat tentang perlunya mencegah Rusia di Kutub Utara. Sekutu Eropa telah meningkatkan upaya dalam beberapa bulan terakhir untuk membela kepentingan Euro-Atlantik, tetapi lebih banyak yang dapat dilakukan untuk melindungi wilayah tersebut,” bunyi pernyataan resmi.

Disebutkan pula bahwa Starmer dan Trump berencana melanjutkan komunikasi dalam waktu dekat untuk membahas isu ini lebih lanjut.

Selain dengan Trump, Starmer juga mengangkat topik serupa saat berbincang dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada Kamis malam. Dalam pembicaraan itu, keduanya menekankan perlunya langkah bersama guna menahan pengaruh Rusia di kawasan Arktik.

“Sekretaris Jenderal kemudian memberikan informasi terbaru tentang pertemuan Dewan Atlantik Utara pagi ini. Mereka sepakat bahwa ada lebih banyak upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah Rusia di Kutub Utara,” demikian isi pernyataan terpisah dari Downing Street.

Di sisi lain, Rusia dalam beberapa tahun terakhir kerap menyoroti meningkatnya aktivitas NATO, termasuk penambahan pasukan di dekat perbatasan barat negaranya. Kremlin menegaskan Moskow tidak berniat mengancam pihak mana pun, namun menekankan tidak akan tinggal diam jika ada langkah yang dianggap mengganggu kepentingannya.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka