Sekolah Rakyat Ditargetkan Tampung 500 Ribu Lebih Siswa pada 2030

waktu baca 2 menit

Setiap gedung Sekolah Rakyat memiliki kapasitas hingga 300 siswa dari jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA

Banjarbaru (KABARIN) - Pemerintah menargetkan program Sekolah Rakyat bisa menampung lebih dari 500.000 siswa di seluruh Indonesia pada 2030. Target besar ini disiapkan lewat pembangunan gedung sekolah baru secara bertahap di berbagai daerah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, setiap gedung Sekolah Rakyat nantinya punya kapasitas hingga 300 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Hal itu ia sampaikan setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.

“Setiap gedung Sekolah Rakyat memiliki kapasitas hingga 300 siswa dari jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA,” kata Mensos Saifullah Yusuf.

Ia menjelaskan, bila pembangunan berjalan sesuai rencana dan minimal 100 gedung bisa dibangun setiap tahun, maka daya tampung Sekolah Rakyat akan terus melonjak.

“Kalau ada 100 gedung, maka bisa menampung 30.000 siswa. Kalau 200 gedung berarti 60.000 siswa, dan kalau 300 gedung bisa mencapai 90.000 siswa yang direkrut setiap tahun,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Untuk tahap awal, pada 2026 jumlah siswa Sekolah Rakyat diperkirakan sudah mencapai lebih dari 45.000 orang, yang berasal dari siswa yang sudah terdaftar sebelumnya dan penerimaan siswa baru. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan pembangunan gedung-gedung baru pada 2027 dan 2028.

Menurut proyeksi pemerintah, pada 2029 jumlah siswa Sekolah Rakyat secara nasional bisa melampaui 400.000 orang. Angka itu kemudian diproyeksikan naik lagi hingga menembus lebih dari 500.000 siswa pada 2030.

Mensos menegaskan, target ini bukan sekadar angka, tapi bagian dari misi besar pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan.

“Ini yang sedang dirancang dan kami siapkan secara bertahap agar berjalan berkelanjutan,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto juga sudah memasang target ambisius. Ia menargetkan 500 Sekolah Rakyat bisa berdiri dan beroperasi hingga tahun 2029.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Indonesia," kata Presiden Prabowo.

Lewat program ini, pemerintah berharap semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu bisa mengenyam pendidikan yang layak dan punya kesempatan lebih besar untuk masa depan yang lebih baik.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka