Prabowo Undang Ormas Islam Bahas Keanggotaan Indonesia di BoP Gaza

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan beberapa ormas Islam, termasuk PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa siang untuk berdiskusi soal keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Gaza.

Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis membenarkan kehadirannya dalam undangan itu dan menyampaikan kepada wartawan bahwa agenda pertemuan hari ini terkait BoP.

"Ya saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya (informasinya agenda pertemuan diskusi, red.) tentang BoP," kata Kiai Cholil.

Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf alias Gus Ipul juga membenarkan keikutsertaannya.

"Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB," ujar Gus Ipul.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti memastikan pihaknya akan hadir bersama Prof. Syafiq Mughni yang menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah.

"Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," kata Abdul Mu’ti.

Dewan Perdamaian Gaza resmi diluncurkan saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Presiden Prabowo ikut menandatangani piagam pembentukan Board of Peace Gaza yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump Jr.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Prabowo seusai acara di Davos.

Presiden menambahkan bahwa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza sudah mengalir deras dan Indonesia siap berpartisipasi.

"Yang jelas, penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Saya sangat berharap, dan Indonesia siap ikut serta," ujar Prabowo.

Menurutnya, Dewan Perdamaian terdiri dari negara-negara yang ingin membantu rakyat Palestina dan mewujudkan perdamaian di Gaza.

"Siapa yang ingin perdamaian (ada, red.) di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina (ada di dewan tersebut, red.)," tambah Prabowo.

Selain Indonesia, negara anggota Dewan Perdamaian lainnya antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka