Xander Zayas Juara Dunia WBA usai Duel Sengit Lawan Baraou

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Petinju Xander Zayas berhasil mengatasi laga sengit melawan Abass Baraou untuk merebut gelar juara dunia kelas menengah super (70 kg) World Boxing Association (WBA) di Coliseum Jose Miguel Agrelot, San Juan, Puerto Rico.

"Ketegangan menyelimuti arena saat kartu penilaian dibacakan: 116–112 untuk Zayas, 116–112 untuk Zayas, dan 116–112 untuk Baraou," demikian laporan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Zayas harus bertarung hingga batas kemampuannya sebelum akhirnya menyingkirkan petinju asal Jerman tersebut melalui kemenangan lewat keputusan terbelah (split decision) dalam laga melelahkan yang sejak awal layak dipertimbangkan sebagai kandidat Fight of the Year.

Sejak bel pembuka berbunyi, pertandingan berjalan tidak mudah bagi Zayas. Baraou tampil agresif dengan gaya bertarung khas Eropa yang menekan, terus melancarkan serangan dan memaksa Zayas bertarung sambil mundur sepanjang paruh pertama laga.

Zayas menampilkan kecemerlangan teknik yang selama ini menandainya sebagai seorang prodigi, yakni petinju dengan bakat luar biasa sejak usia muda. Dia mengandalkan kecepatan serta kombinasi pukulan tajam dan presisi untuk sesaat menghentikan laju Baraou.

Namun, daya tahan Baraou terbukti luar biasa. Memasuki ronde kedelapan, kedua petinju sama-sama menunjukkan bekas kerasnya pertarungan yang berlangsung intens.

Ronde-ronde akhir berlangsung sangat ketat. Baraou unggul dalam volume pukulan pada ronde kesembilan dan kesebelas, sementara Zayas mendaratkan pukulan-pukulan yang lebih bersih dan berdampak besar pada ronde kesepuluh serta ronde kedua belas yang dramatis.

Pada ronde terakhir, kedua petinju berdiri kokoh di tengah ring dan saling melancarkan serangan keras hingga bel penutup berbunyi.

Ketika kemenangan split decision diumumkan, sorak sorai penonton yang memadati arena menegaskan lahirnya penguasa baru di kelas 154 pon.

Dengan kemenangan tersebut, Zayas yang tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan 21 kemenangan, termasuk 12 kemenangan knockout (KO), masuk ke jajaran eksklusif juara dunia WBA dan menempatkan dirinya di antara nama-nama elite di divisi kelas menengah super.

WBA menambahkan bahwa Kemenangan dengan selisih tipis itu justru menambah nilai istimewa dalam perjalanan karier Zayas, sekaligus membuktikan kemampuannya untuk bertahan dan meraih kemenangan di bawah tekanan ekstrem pada level tertinggi olahraga tinju.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka