Anggota DPR Dorong TVRI Perluas Siaran Piala Dunia 2026

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, mendorong TVRI untuk memperluas jangkauan siaran Piala Dunia 2026 karena lisensi tayangan tersebut dibeli dengan uang rakyat dari APBN.

Menurutnya, keberhasilan TVRI tidak hanya dilihat dari siaran yang tayang, tapi juga dari manfaat dan pengaruh positif yang dirasakan masyarakat luas.

"Jadi outcome-nya adalah dampak dan pengaruhnya kepada masyarakat. Misalnya, kebahagiaan dan semangat sportivitas masyarakat Indonesia setelah menonton Piala Dunia ini seperti apa? Itu yang harus menjadi tolok ukur TVRI," ujar Putra di Jakarta, Rabu.

Putra menyoroti laporan Dewan Pengawas TVRI yang menyebut kesiapan jangkauan siaran baru mencapai 75 persen. Menurutnya, masih ada 25 persen wilayah yang belum bisa menyaksikan pertandingan ini, dan hal itu dianggap melanggar hak masyarakat untuk menikmati tayangan kelas dunia.

Demi prinsip keadilan, seluruh rakyat Indonesia, termasuk yang tinggal di pelosok, harus mendapat kesempatan yang sama untuk menonton Piala Dunia. Putra meminta TVRI memanfaatkan sisa waktu tiga bulan sebelum kick off untuk bekerja lebih keras dan bekerja sama dengan pemerintah agar hak 25 persen warga yang belum terjangkau terpenuhi.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas infrastruktur siaran ke daerah-daerah blank spot.

"Gunakan waktu tiga bulan ini semaksimal mungkin supaya makin banyak orang Indonesia yang tidak terjangkau siaran TVRI, jadi bisa menonton. Itulah esensi lembaga penyiaran publik," tegasnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka