PKS Jadi Partai dengan Skor Integritas Tertinggi di IIPP 2025

waktu baca 2 menit

Badung (KABARIN) - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan mencatat Partai Keadilan Sejahtera sebagai partai politik dengan nilai tertinggi dalam Indeks Integritas Partai Politik atau IIPP 2025. Dari delapan partai parlemen yang dinilai, PKS berada di posisi paling atas dengan skor 71.

“Jadi memang dari delapan partai yang dinilai, PKS mendapat nilai tertinggi, dapat 71, artinya kalau dari rata-rata nasional dia di atas nasional,” kata Wamenko Polkam, Lodewijk Freidrich Paulus, di Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Penilaian ini dilakukan bersama BRIN dengan menjadikan delapan partai politik di parlemen sebagai objek sekaligus subjek pengukuran. Secara nasional, rata-rata skor IIPP 2025 berada di angka 61,22 yang masuk kategori berintegritas sedang.

Ada lima aspek utama yang dinilai dalam indeks ini, mulai dari kode etik, demokrasi internal, kaderisasi, rekrutmen, hingga pengelolaan keuangan partai yang transparan dan akuntabel.

Secara detail, empat aspek masih berada di level integritas sedang. Kode etik mencatat skor 66, demokrasi internal 63,2, kaderisasi 61,4, serta rekrutmen 60,8. Sementara itu, aspek keuangan partai justru turun cukup jauh dari sebelumnya 60 menjadi 44,5.

Meski PKS meraih nilai tertinggi, Kemenko Polkam menegaskan skor tersebut bukan untuk dijadikan pembanding semata, melainkan sebagai contoh bagi partai lain agar ikut berbenah.

“Juga kepada partai-partai politik yang belum masuk parlemen kami harapkan mereka bisa menggunakan variabel-variabel yang sudah ditentukan untuk mereka menata diri dari aspek integritas, demokrasi internal, rekrutmen, termasuk keuangan,” ujarnya.

Lodewijk juga menargetkan agar skor IIPP terus naik setiap tahun. Menurutnya, integritas partai politik akan berbanding lurus dengan kualitas pemimpin dan politisi yang lahir di Indonesia.

Dari pihak PKS, Sekretaris Jenderal Muhammad Kholid mengaku bersyukur karena ini menjadi kali kedua partainya meraih skor IIPP tertinggi. Ia menilai capaian ini bisa berdampak positif pada kepercayaan publik.

“Kalau dukungan publik semakin kuat kepada partai politik, itu akan melahirkan kepemimpinan-kepemimpinan strategis baik di level nasional, di provinsi, di daerah, itu juga akan semakin baik,” ucapnya.

Ia juga menyebut capaian ini menjadi bahan evaluasi internal partai, mulai dari tata kelola administrasi, kaderisasi, kode etik, keuangan, hingga kinerja pejabat publik. PKS, kata dia, tidak ingin cepat puas dan menargetkan peningkatan indeks ke level lebih tinggi ke depan.

“Tentu ke depan kami tidak boleh berpuas diri, kami berpesan kepada seluruh pengurus di tingkat pusat, wilayah, hingga daerah tidak boleh berpuas diri, kami akan terus berbenah, kalau indeksnya sekarang rata-rata sedang maka kami berharap ke depan meningkat menjadi tinggi,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka