Bahlil Pastikan BBM Tetap Aman Meski SPBU Shell Sempat Kosong

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman. Menurutnya, berbagai jenis BBM seperti RON 92, RON 95, RON 98, hingga solar masih tersedia di SPBU milik pemerintah maupun swasta.

Pernyataan ini disampaikan Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sebagai respons atas kabar kosongnya stok BBM di sejumlah SPBU Shell. Ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM secara umum tidak bermasalah.

"Saya pikir semuanya ada ya, RON 92, RON 95, RON 98, semuanya ada kok Solar juga ada. Jadi tinggal dilakukan B2B (business to business) saja," ujar Bahlil.

Soal izin impor BBM untuk Shell, Bahlil menyebut pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait proses perizinan yang berjalan.

"Nanti coba saya cek ya," katanya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan bahwa izin impor BBM untuk memenuhi kebutuhan SPBU Shell masih dalam tahap evaluasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman.

"Ya, kami evaluasi. Sedang dievaluasi (izin impor BBM-nya)," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman ketika dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2).

Laode menjelaskan, salah satu alasan evaluasi dilakukan karena Shell dinilai terlambat menyetujui pembelian BBM melalui PT Pertamina saat kelangkaan BBM di SPBU swasta terjadi pada kuartal akhir 2025.

"Kan Shell itu terakhir kan menyetujui proses pembelian (BBM). Jadi, ya, kami evaluasi," kata Laode.

Karena izin impor tersebut belum keluar, Shell belum bisa mendatangkan BBM dari luar negeri maupun menyalurkannya ke jaringan SPBU mereka di Indonesia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka