Medan (KABARIN) - Sumatera Utara sedang bersiap menyambut wajah baru pendidikan. Bukan sekadar gedung sekolah biasa, tapi kawasan belajar terpadu yang dirancang lengkap dari ruang kelas hingga asrama.
Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di lima kabupaten/kota Sumut rampung pada akhir Juni 2026.
Lima lokasi tersebut berada di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidempuan.
Berbeda dari renovasi sekolah lama, proyek tahap II ini berdiri di atas lahan kosong seluas kurang lebih lima hektar untuk setiap lokasi. Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai sekitar 8 persen.
Beberapa tantangan sempat muncul di tahap awal. Di Tapanuli Selatan, misalnya, lahan berada dekat jurang dan sempat tertutup belukar sehingga perencanaan awal perlu disesuaikan. Sementara di Padangsidempuan, ada penyesuaian terkait area SMK Pertanian.
Namun kini, seluruh kendala disebut sudah teratasi.
Konsep Sekolah Terpadu dan Berasrama
Sekolah Rakyat tahap II dirancang bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ekosistem pendidikan lengkap.
Di dalamnya akan tersedia:
- Ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA
- Asrama siswa
- Asrama guru
- Laboratorium
- Fasilitas olahraga
- Ruang guru dan sarana pendukung lainnya
Satu sekolah diproyeksikan mampu menampung hingga 1.080 siswa. Skala yang besar, dengan fasilitas yang menyeluruh.
Anggaran yang disiapkan untuk lima sekolah di Sumut ini pun tidak kecil, yakni mencapai Rp1,2 triliun.
Bagian dari Program Nasional
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program nasional yang dirancang seragam di berbagai provinsi. Arahan pembangunan telah disampaikan langsung oleh Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pada 4 Maret 2025, dengan target pelaksanaan 2025–2026.
Jika sesuai jadwal, akhir Juni 2026 nanti Sumatera Utara akan memiliki lima pusat pendidikan baru yang diharapkan mampu memperluas akses dan kualitas pembelajaran.
Karena masa depan pendidikan, memang selalu dimulai dari fondasi yang dibangun hari ini.
Sumber: ANTARA