Jakarta (KABARIN) - Pemerintah memastikan persiapan menghadapi Idul Fitri 1447 Hijriah sudah dilakukan, terutama untuk menjaga ketersediaan pangan dan energi. Stok bahan pokok, bahan bakar minyak, hingga LPG disebut dalam kondisi aman menjelang momen mudik dan perayaan Lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan fokus utamanya adalah memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang tidak memberatkan.
"Saya mengurusi pangan, bagaimana Lebaran itu ketersediaan terjaga dan harga tetap terjangkau," katanya usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Ia menyebut pemerintah terus memantau kondisi pasar dan distribusi barang. Jika ada lonjakan harga di daerah tertentu, pemerintah daerah didorong segera turun tangan. Zulhas mengaku telah meminta kepala daerah mengadakan bazar murah atau operasi pasar untuk membantu masyarakat.
“Saya juga sudah minta untuk keliling Indonesia, ke daerah-daerah, bertemu bupati dan wali kota agar menggelar bazar atau operasi pasar,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah bisa memanfaatkan Dana Belanja Tidak Terduga untuk membantu menekan harga, misalnya dengan subsidi ongkos distribusi atau subsidi langsung pada komoditas tertentu.
Dari sektor energi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga memberikan jaminan serupa. Ia mengatakan stok BBM dan LPG dalam posisi aman hingga Lebaran nanti.
“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, Insya Allah, semuanya aman, termasuk LPG. Jadi tidak perlu ada keraguan, meskipun memang terjadi dinamika global di Iran dan Israel,” kata Bahlil.
Ia juga memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan sampai Hari Raya, walaupun harga minyak dunia sedang tertekan akibat konflik di Timur Tengah.
“Harga BBM bersubsidi saya pastikan sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan. Sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran,” katanya.
Untuk BBM non subsidi, penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai aturan yang berlaku.
Pemerintah menyatakan koordinasi antar kementerian dan lembaga akan terus dilakukan hingga masa libur Lebaran selesai agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi berjalan lancar tanpa hambatan.
Sumber: ANTARA