Banyak Warga yang Mau Adopsi Bayi yang Ditemukan di Pasar Minggu

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Penemuan seorang bayi perempuan yang masih hidup di dalam gerobak nasi uduk di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menyita perhatian warga sekitar. Tak hanya merasa prihatin, banyak warga juga langsung menunjukkan kepedulian dengan menyatakan keinginan untuk mengadopsi bayi tersebut.

Sejumlah warga di lokasi penemuan menyebutkan bahwa setelah kabar tersebut tersebar, cukup banyak orang yang ingin merawat bayi malang itu.

"Banyak yang mau adopsi," kata warga bernama Marliana kepada wartawan di lokasi penemuan bayi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis.

Menurut Marliana, kondisi bayi yang ditemukan dalam keadaan sehat menjadi salah satu alasan banyak warga merasa tergerak untuk merawatnya. Selain itu, bayi tersebut juga diketahui memiliki surat kelahiran.

Meski begitu, saat ini bayi tersebut sudah berada dalam penanganan pihak berwenang. Dinas Sosial (Dinsos) telah membawa bayi itu untuk dirawat sementara di panti agar proses penanganan dan prosedur selanjutnya dapat dilakukan dengan baik.

"Semuanya sudah dibawa Dinsos," katanya.

Ketua RT 10 setempat, Pulung, juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengatakan bahwa salah satu warganya bahkan telah menyatakan niat untuk mengadopsi bayi tersebut secara resmi.

"Alhamdulillah ini ada warga saya juga mau mengadopsi, kita sudah bilang Dinas Sosial syarat-syarat apa," katanya.

Sebelumnya, seorang bayi perempuan yang diperkirakan baru berusia dua hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa sore.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, bayi itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada pihak kepolisian pada pukul 17.43 WIB.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Pasar Minggu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi bayi serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Saat ditemukan, bayi tersebut mengenakan pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut putih. Di dalam tas tempat bayi itu ditemukan juga terdapat sejumlah barang lain, seperti susu bubuk, tisu basah, sarung tangan, serta secarik kertas yang berisi tulisan.

Berdasarkan tulisan di kertas tersebut, bayi perempuan itu diperkirakan baru berusia dua hari. Tulisan itu disebut berasal dari seseorang bernama Zidan yang diduga sengaja meninggalkan bayi tersebut di lokasi.

Mengetahui kejadian itu, para saksi kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut kepada pihak RT dan kepolisian. Informasi tersebut juga disampaikan melalui grup WhatsApp Polsek Pasar Minggu.

Selanjutnya, petugas Polsek Pasar Minggu melakukan penelusuran lebih lanjut, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti RT setempat, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu, serta Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

"Pukul 19.55 WIB seorang bayi perempuan itu dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu guna penanganan medis lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Bayi Perempuan Ditelantarkan di Pasar Minggu Usai Sang Ibu Meninggal

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka