Kondisi keamanan di wilayah Arab Saudi, khususnya di Jeddah, Makkah, dan Madinah, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif
Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa jamaah umrah masih bisa menjalankan ibadah dengan aman di Arab Saudi meskipun situasi di kawasan Timur Tengah sedang memanas akibat konflik yang terjadi belakangan ini.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan kondisi keamanan di beberapa kota utama tujuan ibadah tetap stabil dan kondusif.
“Kondisi keamanan di wilayah Arab Saudi, khususnya di Jeddah, Makkah, dan Madinah, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Para jamaah umrah yang saat ini berada di wilayah tersebut tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tanpa gangguan berarti,” kata Irfan saat rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta.
Ia menjelaskan konflik di kawasan Timur Tengah memang berdampak pada situasi keamanan regional serta aktivitas penerbangan internasional. Beberapa negara di wilayah tersebut bahkan menutup ruang udara mereka, terutama pada jalur yang selama ini menjadi rute utama penerbangan menuju kawasan Teluk.
“Penutupan ruang udara tersebut menyebabkan terganggunya sejumlah penerbangan internasional, khususnya penerbangan yang menggunakan skema transit melalui beberapa negara di kawasan Timur Tengah,” kata Irfan.
Kondisi tersebut membuat sebagian perjalanan jamaah umrah mengalami kendala, baik saat berangkat maupun ketika akan kembali ke Indonesia. Gangguan paling banyak terjadi pada penerbangan yang menggunakan rute transit.
Meski begitu, pemerintah memastikan situasi keamanan di kota-kota penting seperti Jeddah, Makkah, dan Madinah tetap aman bagi para jamaah.
Berdasarkan laporan terbaru hingga 11 Maret 2026, tercatat sekitar 50.374 jamaah umrah masih berada di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sekitar 14.115 orang berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan karena gangguan jadwal penerbangan.
Pemerintah juga telah memanggil seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk memastikan penanganan jamaah tetap berjalan dengan baik.
“Kami sudah memanggil seluruh PPIU yang terkait untuk memastikan penanganan jamaah berjalan baik,” kata Irfan.
Sumber: ANTARA