Wamenag Optimistis Koperasi Pesantren Percepat Pemerataan Kesejahteraan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i meyakini pengembangan koperasi pesantren memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat.

"Koperasi pesantren dapat menjadi sarana yang sangat efektif untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan. Ini adalah wujud konkret semangat kebersamaan kita dalam membangun ekonomi yang berkeadilan dari lingkungan pesantren," ujar Romo Syafi'i dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Romo Syafi'i mengajak seluruh elemen pesantren memanfaatkan koperasi sebagai instrumen pemberdayaan yang mampu menghadirkan kesejahteraan sekaligus memperkuat keadilan ekonomi bagi masyarakat.

Menurut dia, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi instrumen perjuangan ekonomi rakyat yang berlandaskan semangat gotong royong.

Ia menambahkan kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong perkembangan pesantren agar semakin optimal.

Wamenag berharap pesantren dapat menjadi tempat lahirnya generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memahami fikih pembangunan bangsa, serta memiliki daya saing dalam sektor ekonomi kerakyatan.

"Negara memandang pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Indonesia Emas 2045 akan tercapai dengan hadirnya SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat," kata dia.

Romo Syafi'i juga menyinggung komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mengelola sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, semangat hilirisasi dan pembenahan tata kelola ekonomi nasional dapat menjadi inspirasi bagi pesantren untuk semakin produktif dalam mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.

"Kita sedang menata kembali ekonomi nasional agar memberikan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri. Semangat ini selaras dengan upaya pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi, sehingga umat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari penggerak ekonomi bangsa," kata Romo Syafi'i.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka