Rupiah Melemah ke Angka Rp16.923 per Dolar AS pada Jumat Pagi

waktu baca 2 menit

melemah 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp16.923 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.893 per dolar AS

Jakarta (KABARIN) - Pergerakan nilai tukar rupiah memulai perdagangan Jumat pagi dengan tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, rupiah tercatat melemah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Rupiah turun sebesar 30 poin atau sekitar 0,18 persen menjadi Rp16.923 per dolar AS. Sebagai perbandingan, pada penutupan perdagangan sebelumnya nilai tukar rupiah berada di level Rp16.893 per dolar AS.

Pelemahan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap mata uang Indonesia masih terasa di awal sesi perdagangan hari terakhir pekan ini. Pergerakan rupiah memang kerap dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari sentimen global, kebijakan moneter, hingga dinamika pasar keuangan internasional.

Selain itu, penguatan dolar AS di pasar global juga sering menjadi salah satu faktor yang membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, mengalami tekanan. Ketika dolar menguat, permintaan terhadap mata uang tersebut biasanya meningkat sehingga nilai tukar rupiah ikut terdorong melemah.

Meski begitu, pergerakan rupiah sepanjang hari masih bisa berubah seiring aktivitas transaksi di pasar valuta asing. Pelaku pasar biasanya akan mencermati berbagai perkembangan ekonomi global maupun domestik yang dapat mempengaruhi arah pergerakan mata uang.

Dengan posisi di kisaran Rp16.900-an per dolar AS pada pembukaan perdagangan, pasar kini menunggu bagaimana sentimen selanjutnya akan mempengaruhi pergerakan rupiah hingga penutupan perdagangan nanti.

Baca juga: IHSG Melemah 23,30 Poin pada Pembukaan Jumat Pagi

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka