Whoosh Jadi Andalan Karena Tiket Bisa Dibeli Dadakan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Sejumlah penumpang memilih menggunakan Kereta Cepat Whoosh karena tiket bisa dibeli mendekati waktu keberangkatan, terutama pada periode libur Lebaran 2026.

"Sekarang kan pesan tiket gampang lewat aplikasi. Bahkan, mendekati waktu berangkat juga masih bisa," kata salah seorang penumpang, Leni (35) saat ditemui di Stasiun Kereta Cepat Whoosh, Jakarta Timur, Kamis.

Leni mengatakan kemudahan tersebut menjadi alasan dirinya beralih menggunakan Whoosh untuk perjalanan menuju Bandung. Sebelumnya, dia lebih sering menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian ke Bandung, namun kini memilih kereta cepat karena dinilai lebih praktis dan efisien.

“Pertama karena lebih cepat, yang kedua karena ini perdana, pingin coba fasilitasnya juga,” ucapnya.

Meski demikian, Leni memberikan sejumlah masukan, antara lain terkait suhu ruang tunggu yang diharapkan lebih sejuk serta proses pengembalian dana (refund) yang dinilai memerlukan waktu cukup lama.

"Refund ternyata harus menunggu 15 hari kerja. Saya harap bisa 1x24 jam," ucapnya.

Selain kemudahan yang dirasakan penumpang, layanan Whoosh selama Lebaran juga didukung oleh petugas yang tetap bekerja di tengah momen hari raya.

Salah satu petugas kebersihan, Perdiyawan Hakim, mengaku sudah tiga tahun tidak mudik karena tetap menjalankan tugas melayani penumpang.

“Sudah mau jalan tiga tahun,” kata Hakim.

Selama periode Lebaran, dirinya tetap bekerja sehingga tidak dapat merayakan hari raya bersama keluarga di Sukabumi, Jawa Barat.

“Paling nanti setelah Lebaran baru mudik, itu pun cuma beberapa hari,” ujarnya.

Menurut dia, ada suka dan duka selama bertugas di momen Lebaran. Ia merasa senang dapat membantu kelancaran perjalanan penumpang, namun harus menahan rindu karena tidak dapat bertemu keluarga.

“Kalau sukanya bisa mengantarkan penumpang yang mudik. Dukanya ya tidak bisa ketemu keluarga,” katanya.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi lonjakan penumpang Whoosh akan kembali terjadi pada Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2026, seiring berakhirnya masa libur sekolah dan kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA).

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka