Los Angeles (KABARIN) - Harga bahan bakar jenis solar di California mencatat lonjakan tajam hingga menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah.
Kenaikan ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang memanas, terutama konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang telah memasuki bulan kedua.
Berdasarkan data American Automobile Association, rata rata harga solar di California mencapai 7,455 dolar AS per galon pada Selasa 31 Maret. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yang berada di level 7,012 dolar AS per galon pada Juni 2022.
Harga terbaru ini juga lebih tinggi dibanding rata rata pekan lalu yang berada di kisaran 7,018 dolar AS per galon.
Secara nasional, harga solar di Amerika Serikat juga mengalami kenaikan, meski tidak setinggi di California. Rata rata harga eceran tercatat berada di angka 5,454 dolar AS per galon pada hari yang sama.
Data dari California Energy Commission menunjukkan bahwa solar menjadi bahan bakar transportasi terbesar kedua di California setelah bensin, dengan kontribusi sekitar 17 persen dari total penjualan bahan bakar.
Tidak hanya solar, harga bensin di wilayah tersebut juga ikut melonjak. Rata rata harga bensin reguler mencapai 5,887 dolar AS per galon, naik signifikan dibandingkan sekitar 4,643 dolar AS sebulan sebelumnya.
Menurut Energy Information Administration, tingginya harga bahan bakar di California dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari pajak yang relatif tinggi, aturan lingkungan yang ketat, hingga keterbatasan kapasitas kilang di wilayah tersebut.
Sumber: Xinhua