Prabowo Gelar Rapat Bahas Pembangunan Hunian di Sekitar Rel Kereta

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah pejabat di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini membahas rencana pembangunan hunian bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel kereta.

Dalam rapat tersebut hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasidin.

Maruarar menyebut salah satu fokus utama pembahasan adalah pemanfaatan lahan di sekitar rel kereta yang tersebar di beberapa kota besar seperti Tanah Abang, Bandung, hingga Medan. Ia menilai lokasi tersebut punya nilai strategis dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

"Di banyak tempat. Di Tanah Abang itu lahan negara sangat strategis, di Bandung sangat strategis, di Medan sangat strategis. Kita menggunakan itu untuk kepentingan rakyat dan negara harus hadir," ujar Ara.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah dilakukan peninjauan langsung di beberapa titik, termasuk di Tanah Abang dan Bandung untuk melihat potensi pembangunan hunian.

Menurutnya, saat ini masih banyak lahan milik negara yang dikuasai pihak lain tanpa hak yang jelas. Pemerintah berencana mengambil kembali aset tersebut agar bisa dimanfaatkan untuk program perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Banyak sekali tanah negara yang dikuasai oleh pihak lain dan kita akan kuasai kembali untuk kepentingan negara dan kepentingan rakyat. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan juga masyarakat yang menengah dan tanggung. Supaya kita bisa bersinergi dengan cepat," kata Ara.

Sementara itu, Brian Yuliarto menyatakan pihaknya siap ikut mendukung proyek ini melalui kajian dan riset teknologi. Dukungan tersebut diharapkan bisa membuat pembangunan hunian jadi lebih efisien dan tepat sasaran.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka