Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan di balik pertemuan besar yang melibatkan ratusan pejabat negara di Istana Kepresidenan RI.
Pertemuan tersebut diikuti sekitar 800 orang, mulai dari menteri, pejabat eselon I, hingga pimpinan lembaga negara dan BUMN.
Dalam arahannya, Presiden menyebut pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan evaluasi sekaligus arahan setelah lebih dari satu tahun pemerintahannya berjalan sejak Oktober 2024.
"Maksud dan tujuan rapat kerja ini adalah kesempatan saya menyampaikan arahan-arahan, bisa dikatakan satu tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat sejak Oktober 2024," kata Prabowo.
Ia juga menyoroti capaian pemerintah selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir. Menurutnya, arah kebijakan negara masih bisa dikendalikan dengan baik meski dihadapkan pada berbagai tantangan global.
"Alhamdulillah, pemerintah kita di mana saudara-saudara adalah bagian dari pemerintahan yang saya pimpin sudah 1,5 tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita," ujarnya.
Di tengah situasi geopolitik dunia yang tidak menentu, Prabowo menilai pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas dan menjalankan tugas negara secara efektif.
"Kita dapat menavigasi, melalui hal-hal yang berbahaya, tetapi 1,5 tahun ini, alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, pemerintah kita handal, dan pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik," kata dia.
Selain menyoroti capaian, Presiden juga mengingatkan adanya berbagai potensi ancaman yang perlu diantisipasi, mulai dari krisis pangan, energi, hingga air.
Ia juga menyinggung tantangan baru dari perkembangan teknologi, termasuk maraknya penyebaran informasi palsu dan manipulasi konten berbasis kecerdasan buatan seperti deepfake.
Rapat kerja tersebut berlangsung sejak siang hari dan menjadi ajang konsolidasi besar untuk menyamakan langkah seluruh jajaran pemerintahan ke depan.
Sumber: ANTARA