Bandung (KABARIN) - Satria Muda Pertamina Bandung resmi melepas dua pemain asing mereka, Chad Teron Brown dan Jordan Treyvon Ivy-Curry di tengah musim kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) GoPay 2026.
Pelatih Kepala Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic menyebut keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis tim untuk menuju babak playoff.
“Keputusan melepas Chad Brown dan Jordan Ivy-Curry diambil karena satu tujuan yang jelas, yaitu untuk memastikan Satria Muda memiliki peluang terbaik meraih gelar juara,” kata Djordje di Bandung, Selasa.
Ia menambahkan, fokus tim saat ini adalah mempercepat adaptasi pemain baru serta membangun hubungan antar pemain dalam waktu singkat.
“Tim berkomitmen penuh menghadapi tantangan ini dan siap berjuang hingga akhir demi klub, pendukung, dan tujuan bersama,” katanya.
Sementara itu, Direktur Olahraga Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh, menegaskan langkah ini diambil berdasarkan evaluasi performa dan kebutuhan tim.
Menurut dia, persaingan liga yang semakin ketat menuntut setiap tim melakukan penyesuaian, termasuk dalam komposisi pemain asing.
“Kami mengapresiasi kontribusi yang sudah diberikan, namun dengan peta persaingan yang semakin ketat dan tim-tim lain juga melakukan penyesuaian, kami perlu beradaptasi agar tetap berada di jalur menuju target utama,” katanya.
Bagi Chad Brown, laga terakhirnya bersama Satria Muda terjadi saat menghadapi RANS Simba Bogor. Sementara itu, Jordan Ivy-Curry mengakhiri kebersamaannya melalui ajang IBL All-Star 2026.
Sepanjang setengah musim, kedua pemain tersebut memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Ivy-Curry mencatat rata-rata 15,5 poin, 5,0 rebound, 3,2 assist, dan 1,8 steal per gim dari 14 pertandingan.
Adapun Chad Brown tampil konsisten dengan rata-rata 14,5 poin, 11,7 rebound, dan 1,2 assist per gim, termasuk menjadi penentu kemenangan dramatis atas Rajawali Medan.
Sumber: ANTARA