Sha Ine Febriyanti Jadi Langganan Film Teddy Soeriaatmadja

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Aktris Sha Ine Febriyanti mengungkapkan alasan unik di balik kolaborasinya kembali dengan sutradara Teddy Soeriaatmadja dalam serial terbaru berjudul “Luka, Makan, Cinta”. Ia menyebut kesamaan zodiak menjadi salah satu hal yang membuat keduanya cocok bekerja sama.

Ine lahir pada 18 Februari, sementara Teddy pada 7 Februari. Hal itu membuat keduanya sama-sama berada di bawah zodiak Aquarius.

"Sama-sama Aquarius soalnya," kata Ine dalam sesi foto konferensi pers peluncuran serial “Luka, Makan, Cinta” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu.

Sebelumnya, keduanya juga telah berkolaborasi dalam film “Mungkin Kita Perlu Waktu” yang rilis pada 2025. Teddy bahkan menilai Ine sebagai sosok yang kerap ia ajak kembali dalam proyek film berikutnya.

"Enggak bisa enggak sama dia," ujar sutradara itu.

Serial “Luka, Makan, Cinta” yang juga memiliki judul internasional “Made with Love” digarap di bawah rumah produksi Karuna Pictures dengan Teddy sebagai sutradara. Proyek ini menghadirkan sejumlah aktor populer, termasuk Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra sebagai pemeran utama.

Pengambilan gambar dilakukan di Bali untuk menonjolkan kekayaan budaya sekaligus lanskap alam yang menjadi latar cerita.

Tema kuliner dalam serial ini juga menjadi bagian dari tren drama Asia yang sudah lebih dulu populer di platform Netflix, seperti “Bon Appetit, Your Majesty” dari Korea Selatan hingga “Midnight Diner” dari Jepang.

Indonesia sendiri sebelumnya juga telah menghadirkan karya bertema serupa melalui film “Rahasia Rasa” (2025) dan “Tabula Rasa” (2014).

Serial ini terdiri dari delapan episode dan mulai tayang pada 15 April 2026, dengan porsi besar adegan berlatar dapur yang mencapai hampir separuh keseluruhan cerita.

Ine menyebut proses produksi melibatkan banyak detail khusus, termasuk pendampingan food stylist dan food designer sejak tahap awal hingga proses syuting untuk memastikan visual makanan tampil maksimal di layar.

Sementara itu, kata “Luka” dalam judul serial merujuk pada karakter utama yang terinspirasi dari lagu berjudul “Luka” milik penyanyi Amerika Serikat Suzanne Vega.

Tokoh Luka diperankan oleh Mawar Eva de Jongh sebagai sous chef ambisius yang merasa siap naik jabatan menjadi head chef, namun belum mendapat kepercayaan dari sang ibu.

"Dinamika itu menarik bagi saya, ditambah setting di dapur restoran menambah rasa dan karakter bagi cerita. Pada akhirnya ini tentang hubungan antara manusia, baik ibu dan anak, laki-laki dan perempuan, maupun teman," kata Teddy.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka