Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun oleh optimisme apabila kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS,
Jakarta (KABARIN) - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa pagi tercatat menguat 42 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.126 per dolar Amerika Serikat (AS), dari posisi sebelumnya Rp17.168 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyebut penguatan rupiah dipengaruhi sentimen positif pasar terkait potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun oleh optimisme apabila kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Menurut laporan Sputnik, Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa perwakilannya tengah menuju Islamabad, Pakistan, untuk terlibat dalam negosiasi terkait Iran.
Sementara itu, Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz mengatakan pembicaraan AS–Iran akan dilanjutkan dalam 24 jam ke depan, serta membuka kemungkinan perpanjangan kesepakatan gencatan senjata yang berakhir pada 22 April.
Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menegaskan bahwa Iran belum memiliki rencana untuk menggelar putaran baru perundingan dengan AS dan tidak menerima batas waktu maupun ultimatum dalam pembahasan kepentingan nasionalnya.
Di sisi lain, sejumlah sumber di Pakistan menyebut delegasi Iran disebut akan menghadiri putaran kedua perundingan dengan AS, sehingga menambah dinamika informasi di pasar.
“Investor hanya optimistis akan perundingan damai, sedangkan kesediaan berunding Iran masih simpang siur sebenarnya. Ada laporan yang menyebutkan Iran akan mempertimbangkan, ada laporan yang menyebutkan Iran masih menolak. Pasar hanya lebih yakin akan terjadinya perundingan tersebut,” kata Lukman.
Dengan perkembangan tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS.
Sumber: ANTARA